Headline News:

Tembakau Mulai Panen

Harga Belum Jelas


SAPUDI-Tahun ini penanaman tembakau di Madura tidak serentak. Sebagian baru menanam sebulan yang lalu, sebagian sudah mulai panen. Di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi misalnya, petani tembakau mulai panen. Meski tidak banyak, namun sebagian besar petani di desa tersebut sudah mulai memetik daun emas itu. Sebab, tembakau tumbuh normal sejak ditanam tiga bulan lalu, tidak ada yang rusak. Sayangnya, harga tembakau belum diketahui petani.

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, kemarin (21/8), banyak tembakau warga sudah siap panen. Daunnya telihat sudah menguning, sehingga harus segera dipetik agar tidak mengering di ladang. Salah seorang petani asal Desa Prambanan, Kecamata n Gayam, mengungkapkan, panen tembakau sudah dilakukan seminggu yang lalu. Sebab, tembakau mereka sudah tua. Sebagian petani memanennya sampai habis, bahkan ada yang hanya memetik daun paling bawah.

”Daun atasnya dipanen lagi nanti kalau sudah tua,” ungkapnya. Rahmawi menambahkan, semua tembakau petani di desa itu kualitasnya sangat bagus. Batangnya tinggi, daunnya lebar. Bahkan, hama yang biasa menyerang tembakau, tahun ini tidak begitu banyak. ”Kualitas tembakau bagus, karena cuacanya normal,” tambahnya.

Sayangnya, meski tembakau di Sapudi sudah mulai panen, petani belum dapat kejelasan harga. Mereka berharap, tahun ini harga tembakau lebih mahal ketimbang tahun lalu. Sebab, stok tembakau tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. ”Mu d a h – mud a h a n harganya mahal,” pungkasnya. (radar)

Komentar Anda

komentar

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com