Warga Perumahan Talon Permai Ancam Laporkan Developer

BANGKALAN – Warga Perumahan Talon Permai, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Bangkalan, mengancam akan melaporkan  developer kepada penegak hukum. Sebab, 11 sertifikat rumah warga  belum diberikan oleh pengembang.  Padahal, pemilik rumah itu  telah melunasi ke Bank Tabungan Negara (BTN) setahun lalu.

Sejumlah-warga-Perumahan-Talon-Permai-Kamal,-Bangkalan,-berkumpul-di-depan-rumah-mereka-Selasa.

Amirul Mukminin, 39, warga  blok I/46, merasa sangat dirugikan oleh developer. Sebab, pengusaha menjanjikan akan memberisertifikatnya setelah melunasi  tanggungan. ”Saya sudah  kesel. Developer lari terus dari tanggung jawabnya,” katanya.

Menurut dia, mestinya sertifikat rumahnya tersebut diterima sejak  melunasi cicilan. Tetapi, saat itu  pihak BTN mengaku ada sejumlah berkas yang perlu dipenuhi developer. ”Yang bermasalah ini  developer dengan bank. Tapi kami yang dikorbankan,” tudingnya.

Dia mengaku berkali-kali datang menemui pengusaha dan pihak BTN untuk memperjuangkan  haknya. Namun, sertifikat itu belum diperoleh. Karena itu, dia akan menempuh jalur hukum lantaran merasa dirugikan. Achmad Karsono selaku pengembang Perumahan Talon  Permai mengakui, 11 sertifikat  rumah warga belum dikeluarkan.

Dia juga membenarkan 11 sertifikat itu sudah dilunasi oleh  pemilik rumah setahun lalu.  Namun dia tidak menjelaskan mengapa sertifikat rumah belum diserahkan kepada pemiliknya. ”Memang belum  kami berikan. Ada beberapa persyaratan yang sedang dilengkapi,”  katanya.

Ditanyakan kepastian kapan sertifikat rumah akan diberikan, Karsono hanya berjanji.  ”Pasti kami berikan, setelah semua proses selesai,” ujar dia.  Sementara itu, Kepala BTN Cabang Bangkalan Fadlin  mengaku sibuk rapat sehingga  tidak bisa memberikan  penjelasan terkait 11 sertifikat  rumah. ”Saya sedang rapat. Nanti saja,” ujarnya singkat, Selasa (8/3). (radar)

kata Kunci Terkait:

  • asal mula talon permai
  • perumahan talon kamal
  • peta desa banyuajuh kecamatan kamal
  • sejarah desa banyuajuh kecamatan kamal bangkalan