Warga Pamekasan Keluhkan Layanan Dispendukcapil

KOTA – Layanan Dispendukcapil Pamekasan dikeluhkan. Dinas tersebut tidak bisa melayani masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan. Penyebabnya, server komputer layanan kependudukan rusak. Junaidi, warga Kecamatan  Kota Pamekasan, mengaku,  sekitar sepekan mengurus  surat pindah di kantor dinas tersebut. Namun, surat tersebut belum bisa dikeluarkan  hingga kemarin (19/9).

Padahal, surat tersebut sangat dibutuhkan guna mengurus  administrasi kependudukan  di tempat tinggalnya saat ini.  ”Saya mau pindah domisili ke luar daerah. Tetapi belum  bisa dilayani oleh dispendukcapil. Alasannya, servernya  rusak,” kata Junaidi.

Bukan hanya surat pindah domisili yang tidak bisa dilayani dispendukcapil. Seluruh  layanan dokumen kependudukan tidak bisa diproses. Mulai  mengurus akta kelahiran, rekam sidik jari, dan membuat  kartu keluarga (KK).

”Kami berharap, pimpinan di dinas tersebut segera mencari jalan keluar. Kalau memang tidak bisa diperbaiki, sebaiknya ganti baru agar masyarakat bisa terlayani,” pintanya.

Kepala Dispendukcapil Pamekasan Herman Kusnadi mengakui server di instansinya sedang rusak. Saat ini dikirim ke Surabaya untuk diperbaiki. Diperkirakan dalam dua minggu ke depan server tersebut bisa digunakan kembali. ”Kalau dalam satu minggu ke depan kami belum bisa melayani proses pengurusan dokumen kependudukan,” jelasnya.

Jika masyarakat mau rekam e-KTP, masih bisa di kecamatan yang memiliki server. Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh warga di Kota Gerbang Salam.

”Tetapi ditingkat kecamatan itu hanya bisa melakukan rekam sidik jari ya. Untuk dokumen kependudukan, seperti surat pindah, cetak e-KTP, KK, atau akta kelahiran hanya di dispendukcapil. Sebab, server-nya terintegrasi,” tukasnya. (radar)