Ulama Tolak Konser Irwan

PAMEKASAN – Rencana kehadiran Irwan ke Kota Gerbang Salam pada Minggu (24/4) mendapat penolakan dari Aliansi Ulama Madura (Auma) Pamekasan. Auma keberatan dengan rencana konser Irwan di Lapangan Sedangdang.

Sekretaris Umum Auma Pamekasan KH Fadholi M. Ruham secara tegas menyatakan keberatan konser Irwan. Pertimbangannya,  kata dia, Pamekasan merupakan Kota Gerbang Salam sehingga tidak pantas ada aksi  mempertontonkan aurat.

”Jika konser Irwan tetap digelar, tentu mencederai Pamekasan.  Sebab, Pamekasan adalah Kota  Gerbang Salam. Kami minta semua pihak bertindak tegas,” ungkap dia, kemarin (20/4). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fudhola itu menyatakan,  mumpung masih ada waktu   tiga hari, diupayakan konser Irwan  dibatalkan.

”Kalaupun tidak bisa  dibatalkan, tolong diatur sebaik mungkin. Saat konser berlangsung, pastikan jangan sampai ada biduan. Penonton laki-laki dan perempuan  harus dipisah,” sarannya. Auma akan mengirim surat kepada pihak Irwan agar tidak  menghelat konser di Pamekasan.   Surat itu bahkan akan ditembuskan kepada bupati, Kapolres, dan Dandim 0826/Pamekasan.

”Surat sudah dibuat oleh pengurus Auma. Besok (hari ini,  Red) sudah bisa disampaikan ke pihak-pihak terkait,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha melalui Kasat Intel Iptu Slamet Hariyanto belum mau memberikan statement terkait Auma menolak rencana konser Irwan.

Dia mengaku akan mempelajari terlebih dahulu penolakan Auma.  ”Akan kami tindak lanjuti keberatan Auma terhadap rencana konser  Irwan,” katanya. (radar)