Tebas Tangan, Rampas Motor

Aksi Begal Meluas ke Wilayah Camplong

SAMPANG – Begal tidak hanya marak di Bangkalan. Aksi pencurian dengan kekerasan di jalanan itu mulai meluas ke Sampang. Sabtu (20/2), sekitar pukul 23.00, Rohman, 40, warga Kampung Ju’lanteng, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, menjadi korban begal.

Rohman,-40,-warga-Kampung-Ju’lanteng,-Kelurahan-Banyuanyar,-Sampang,-yang-menjadi-korban-begal-dirawat-intensif-di-rumah-sakit-kemarin.

Malam itu, wilayah Sampang dan sekitarnya diguyur hujan deras. Korban berteduh di sebuah gudang yang sudah tutup di pinggir jalan di Dusun Gruggak, Desa Sejati, Kecamatan Camplong. Korban tiba-tiba didatangi dua begal yang memakai penutup muka dan memegang celurit.

Begal bergerak cepat hendak mengambil sepeda motor Honda Vario milik korban. Namun korban berusaha melawan. Dengan sadis begal menyerang  korban memakai celurit. Akibat  serangan itu, korban tersungkur dan mengalami luka serius  di pergelangan tangan kiri.

Setelah berhasil melumpuhkan korban, begal membawa kabur Honda Vario. Motor tersebut masih baru karena dibeli korban beberapa bulan yang  lalu. Begal melarikan diri ke dua arah berbeda. Satu ke timur dan satunya lagi ke barat.

Tak lama setelah itu, warga sekitar mendatangi korban. Melihat korban mengalami luka cukup  serius, warga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang agar mendapat perawatan medis. “Korban sempat bercerita, wajah begal tidak bisa dikenali  karena memakai cadar hitam.  Apalagi di lokasi kejadian gelap dan jauh dari perumahan  warga,” kata Ketua Badan Permusyawaratan   Desa (BPD)  Sejati Syaifullah.

Agar peristiwa serupa tidak  terjadi lagi, pihaknya berharap ada patroli lebih ketat dari Polsek  Camplong. Akibat  pembegalan  secara terang-terangan itu, kata Syaifullah, warga saat ini takut keluar rumah pada malam hari. Kapolres Sampang AKBP Budi Mulyanto melalui Kasatreskrim AKP Hari Siswo belum mau merinci kejadian pembegalan  di wilayah hukum Polsek Camplong  tersebut.

”Untuk sementara kami belum bisa berkomentar,” ucapnya singkat. Aksi begal juga terjadi di Dusun Bringkoning ,Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates,  Sampang, pada Jumat lalu   (19/2) sekitar pukul 11.50. Wartawati Jawa Pos Radar Madura Herivia Yuvi nyaris menjadi korban begal di lokasi itu.

Waktu itu, Herivia sempat berhenti di pinggir jalan Dusun Bringkoning karena baterai handphone (HP) miliknya habis.  Dia berusaha mengisi baterai HP dengan menggunakan power bank. Setelah itu, dia kembali mengendarai motornya menuju Kecamatan Ketapang.  Namun, tiba-tiba ada dua pria berboncengan membuntuti Herivia.

”Mereka langsung mepet dan berusaha merampas  HP saya,” katanya. Akibatnya, Herivia jatuh di jalan yang sepi karena bersamaan dengan waktu salat Jumat. Pelaku gagal mendapatkan HP milik Herivia. Sebab pelaku hanya berhasil memegang kabel data. Sementara HP dan power bank milik korban jatuh dan hancur. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • begal sampang madura
  • berita begal di pamekasan madura
  • carok tebanah banyuates