Tarif Tol Suramadu Turun 50 Persen

BANGKALAN – Berdasarkan hasil rapat terbatas kabinet, Presiden Joko Widodo memutuskan tarif tol Jembatan Suramadu turun 50 persen. Hasil rapat itu kemudian disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada pukul 16.01 kemarin (3/2).

Tarif-Tol-Suramadu-Turun-50-Persen

PT Jasa Marga selaku pengelola yang bertanggung jawab mengoperasikan tol Jembatan Suramadu hingga 2017  sebenarnya belum pernah mengajukan penyesuaian tarif. Tapi setelah berkoordinasi dengan badan pengatur  jalan tol (BPJT), Jasa Marga membenarkan bahwa ada  keputusan presiden mengenai penurunan tarif.

”Benar sudah ada keputusan presiden untuk menurunkan 50 persen tarif Tol Suramadu,” kata General Manager PT Jasa Marga Raddy R Lukman kepada  Jawa Pos Radar Madura kemarin.  Hanya saja, pemberlakuan penurunan tarif tol belum ditentukan. BPJT belum membahas waktu pemberlakuan tarif baru Tol Suramadu.

PT Jasa Marga sebagai pelaksana, menunggu keputusan lebih lanjut. ”Kami hanya pelaksana, tentu menerima  semua keputusan presiden,”  ucap Raddy R Lukman. Dia menegaskan, tarif tol Jembatan Suramadu tidak ada perubahan  hingga dikeluarkan keputusan mengenai waktu  berlakunya tarif baru.

Raddy R Lukman tidak bisa memastikan  kapan tarif baru akan direalisasikan.  ”Kami menunggu keputusan  lebih lanjut,” tukasnya. Saat ini, tarif tol Jembatan Suramadu golongan I (untuk sedan, jip, pikap/truk kecil, dan bus) Rp 30.000, golongan II (truk  dua gandar) Rp 45.000, golongan III (truk tiga gandar) Rp 60.000,  golongan IV (truk empat gandar)  Rp 75.000, dan golongan V (truk lima gandar) Rp 90.000.

Setelah  diturunkan 50 persen, terif Tol  Suramadu menjadi golongan I Rp 15.000, golongan II Rp 22.500, golongan III Rp 30.000, golongan IV Rp 37.500, dan golongan V Rp 45.000. Kepala Pintu Gerbang Jembatan Suramadu Suharyono  menyatakan, hingga kemarin  petang tarif tol Jembatan Suramadu tidak berubah. ”Tidak  ada perubahan, tetap tarifnya,” kata dia. (radar)