Suramadu Buka Tiga Loket

Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Tahun Baru

BANGKALAN – Jumlah kendaraan  bermotor yang melewati Jembatan  Suramadu diprediksi melonjak menjelang  tahun Baru 2016. Mengantisipasi kemacetan, sejak kemarin (28/12), tiga loket tol jembatan yang diresmikan  pada 2009 itu dioperasikan.

Sejumlah-kendaraan-melewati-tiga-loket-tol-Jembatan-Suramadu-kemarin.

Kepala Pintu Gerbang Jembatan Suramadu Suharyono menyatakan, pada akhir 2015, kendaraan  yang melintas diprediksi  meningkat. Baik dari arah Surabaya menuju Madura maupun  sebaliknya, dari Madura ke Surabaya. ”Berapa jumlah peningkatan kendaraan, belum bisa kami tentukan,” katanya.

Mengaca pada pengalaman libur panjang Natal, lonjakan  kendaraan meningkat dua kali  lipat daripada hari biasa. Untuk  roda empat, terjadi lonjakan  dari 3.000 menjadi 6.000 kendaraan  per hari. Sementara roda dua dari 2.000 menjadi 7.000  unit motor tiap hari.

”Kami operasikan tiga jalur agar tidak  terjadi kemacetan,” jelasnya.  Menurut Suharyono, satu jalur  untuk kendaraan roda empat memang digunakan ketika harihari  tertentu. Salah satunya pada hari yang diprediksi terjadi  lonjakan kendaraan.

”Tapi, pada  hari biasa, kami tetap buka dua  jalur,” ungkapnya. Penggunaan tiga loket penyeberangan Suramadu bertujuan mengurangi penumpukan kendaraan. Dengan demikian, pengguna jasa penyeberangan Suramadu dapat  melaju dengan lancar.

”Tiga jalur mulai dioperasikan, baik  di loket Madura mupun Surabaya,”  ujarnya.  Muhammad Tauf ik, 34, warga Kota Bangkalan, yang  hampir tiap hari melewati  Suramadu, menyampaikan,  pengoperasian tiga loket sudah tepat. Sebab, pada hari  libur, sering terjadi antrean  panjang di loket.

”Saya setuju. Itu bisa mencegah penumpukan  kendaraan,” katanya.  Dia berharap, petugas tol  Suramadu mewanti-wanti pengguna jasa penyeberangan agar tidak berhenti di tengah  jembatan. ”Soalnya, itu berbahaya  bagi pengguna jembatan lain,” ucapnya. (radar)