Sekretaris DPRD Sampang Dicurigai Gadaikan Mobdin

SAMPANG – Kinerja sekretaris DPRD Sampang disorot dan dinilai perlu dievaluasi. Sebab, yang bersangkutan disebut-sebut jarang masuk kantor. Parahnya, dia malah dicurigai menggadaikan mobil dinas (mobdin). Anggota Komisi I DPRD Sampang Syamsuddin mengaku telah mempertanyakan sekretaris  dewan yang jarang masuk kantor dan dicurigai  menggadaikan mobdin.

”Kami sudah pertanyakan dan sudah dibahas dengan pimpinan,” katanya kemarin. Sekretaris DPRD jarang masuk kantor dengan alasan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pimpinan di luar kota selama empat bulan. Padahal, sesuai jadwal, diklat selesai pada akhir Agustus lalu.

”Seharusnya sudah beraktivitas kembali di sekretariat dewan,” ujarnya. Komisi I melaporkan masalah sekretaris dewan itu kepada  pimpinan DPRD Sampang. Dalam rapat evaluasi, yang bersangkutan diusulkan dilaporkan ke Badan Pertimbangan Jabatan  dan Kepangkatan (Baperjakat)  Sampang untuk selanjutnya disampaikan kepada bupati.

Ada tiga mobdin yang dicurigai digadaikan oleh sekretaris DPRD. Yakni, Kijang Innova nopol M 33 NP, Suzuki Ertiga nopol M 545  NP, dan Suzuki Ertiga nopol M 549 NP. ”Tugas Inspektorat Sampang adalah melakukan pengawasan,” tegas Syamsuddin.

Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah mengaku kecewa jika benar mobdin digadaikan. Bila benar, dia meminta mobdin dikembalikan. ”Mobdin kan aset pemkab, kok digadaikan?” ujarnya. Jawa Pos Radar Madura kemarin (5/9) berupaya menemui  Sekretaris DPRD Sampang Sudarmanto di ruang kerjanya.  Namun, yang bersangkutan  tidak masuk kantor. Dihubungi  melalui telepon, juga tidak aktif.

Pelaksana tugas harian (Plh) Bupati Sampang Fadhilah Budiono terkejut mendengar  informasi mobdin digadaikan. Dia mengaku segera menegur Sudarmanto. Sepengetahuan Fadhilah, sekretaris DPRD mengikuti diklat pimpinan selama empat  bulan.

”Masalah mobdin digadaikan, jika benar, wajib ditegur. Tapi, kalau persoalan dia  tidak masuk kantor, memang  dia mengikuti diklat,” katanya. Dia menuturkan, hingga kemarin, pihaknya belum menerima surat pengembalian Sudarmanto  dari diklat pimpinan.

”Selama saya belum menerima surat pengembalian dia bertugas, saya pikir dia masih diklat,” ujarnya. Namun diingat-ingat, imbuh Fadhilah, jadwal diklat pimpinan sampai akhir Agustus. ”Nanti saya tanyakan dulu kebenarannya,” tukas dia. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • carok madura bangkalan gara gara pilkades