Sehari Hilang, Ditemukan dalam Sumur

Sempat Disiarkan lewat Speaker Masjid

PAMEKASAN – Warga Dusun Jalinan Tengah, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan, geger. Muda’i,  warga setempat, ditemukan tewas dalam sumur di  sekitar rumahnya kemarin (26/11). Jasad pria 37 tahun  itu ditemukan tidak bernyawa  oleh kerabatnya saat hendak menimba air.

Keluarga-mendoakan-Muda’i-di-Dusun-Jalinan-Tengah,-Desa-Bangkes,-Kecamatan-Kadur,-Pamekasan,-sebelum-dimakamkan-kemarin.

Ahmad, warga setempat menuturkan, Muda’i hilang sejak Rabu (25/11) sekitar pukul 04.00. Diketahui tidak pulang,  pihak keluarga langsung berupaya  melakukan pencarian.  Berbagai lokasi didatangi. Namun,
usaha untuk menemukan pria yang sehari-hari berjualan pentol itu belum berhasil.

Selain itu, kabar kehilangan itu juga disiarkan melalui pengeras suara masjid. Keluarga juga melaporkan kepada aparatur desa. ”Keluarga sudah  melapor ke H Lutfi selaku  Kades Bangkes,” jelasnya.  Muda’i yang dinyatakan hilang baru ditemukan kemarin  sekitar pukul 09.43.

Kali pertama Muda’i ditemukan oleh Salim, 50, pamannya. Pria  ini juga ikut serta melakukan pencarian. Kemarin, dia  mencari keponakannya itu di  sebuah sumur.  Ia terkejut saat melihat ada  sesosok mayat di permukaan  air.

Kali pertama dia melihat bagian kaki laki-laki bapak satu  anak itu. Dia memberi tahu keluarga  dan warga yang lain. Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dipastikan bahwa mayat dalam sumur itu  Muda’i, warga pun berusaha  menaikkan ke permukaan.

Proses evakuasi selama 20 menit itu juga dibantu anggota Polsek dan Koramil Kadur.  Namun, sebelum ada yang turun, warga memasukkan ayam ke dalam sumur. Mereka khawatir ada gas beracun. Setelah memastikan ayam  itu  tetap sehat, warga turun dan  mengevakuasi.

Kemudian, jenazah dibawa ke rumah duka yang tidak jauh dari lokasi. Para keluarga histeris sambil memegang tubuh korban. Sekitar pukul 13.00, korban dikebumikan di pemakaman desa setempat. Kapolsek Kadur AKP Duduk  menjelaskan, setelah menerima laporan penemuan mayat,  pihaknya langsung terjun ke  TKP.

Berdasarkan olah TKP, Muda’i disimpulkan mengalami  kecelakaan sendiri. ”Saat  ditemukan, posisi kepala ada  di bawah,” jelasnya. Duduk mengemukakan, setelah  dilakukan visum luar,  ditemukan luka di bagian kepala dan lengan.

Luka itu diduga karena terbentur dinding  sumur. Informasi yang dia  peroleh, akhir-akhir ini korban sering murung. Kondisinya seperti orang stres dan sudah  sepekan tidak berjualan.  ”Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak  diotopsi,” terangnya.

Sementara itu, Samsudin, warga Dusun Minian, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, ditemukan meninggal di sawah Rabu lalu. Terdapat luka bakar di dada. Petani berumur 45 tahun itu diduga tewas karena disambar  petir. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • desa bangkes
  • dusun jalinan tengah desa bangkes