Rp 5 Miliar untuk Usaha Garam Rakyat

PAMEKASAN – Para petani garam di Pamekasan mendapat angin segar. Tahun ini pemkab setempat menyiapkan dana Rp 5 miliar sebagai penyangga usaha garam rakyat. Hanya saja, uang itu bukan untuk membeli garam rakyat, melainkan sebagai bantuan modal.

Kabag Administrasi Perekonomian Pemkab Pamekasan Basri Yulianto mengungkapkan, penyaluran dana ini dalam bentuk channeling dengan Bank UMKM Jatim.

Bentuk penyalurannya profesional layaknya kredit usaha. Saat ini peraturan bupati (perbup) tentang mekanisme penyaluran dana Rp 5 miliar sudah terbit. ”Yang menentukan layak tidaknya petani garam menerima bantuan itu, pihak Bank UMKM Jatim. Kami hanya mengeluarkan rekomendasi,” katanya kemarin (16/3).

Dijelaskan, sesuai dengan aturan, petani garam perseorangan bisa mengajukan bantuan modal maksimal Rp 250  juta. Bagi petani yang sudah  memiliki badan usaha, bisa pinjam modal maksimal Rp 500 juta. ”Misalnya punya koperasi  garam, boleh pinjam Rp 500 juta,” tegasnya.

Menurut Basri, dana ini untuk menyiasati petani agar tidak menjual garam saat harga anjlok. Sebab selama ini, petani terpaksa menjual garam karena terdesak  menutupi modal yang dikeluarkan. ”Garamnya belum panen, petani sudah berutang. Ini yang tidak kami inginkan,” tukasnya.

Pimpinan Bank UMKM Jatim Pamekasan Sri Barunawati mengakui, pernah membahas rencana channeling kredit usaha garam dengan pemkab. Namun hingga kini program tersebut belum berjalan. Sebab belum ada penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara pihak Bank UMKM Jatim dengan Pemkab
Pamekasan.

”Kami menggelar pertemuan dengan pemkab sekitar Januari. Namun hingga kini tidak ada tindak lanjutnya,” katanya. ”Jadi dana Rp 5 miliar itu belum masuk ke kami,” tambah Sri Barunawati. Perempuan berjilbab ini melanjutkan, terkait mekanisme penyaluran dana, hampir sama dengan kredit lainnya. Yakni dengan sistem agunan serta administrasi lainnya yang  dibutuhkan.

”Tapi tetap yang berhak mendapat bantuan yang sudah direkomendasikan pemkab. Kami hanya menjalankan,” tukas dia. (radar)