Ribuan Marinir Taklukkan Selat Madura

Terberat Lawan Ubur-Ubur

BANGKALAN – Ribuan orang berenang di perairan Selat Madura kemarin (28/4). Mereka menyeberangi laut sepanjang 5,4 kilometer dari Surabaya menuju Madura. Mereka berusaha menghadapi semua tantangan selama berenang.

Pemandangan tersebut membuat kagum masyarakat. Ribuan orang itu merupakan Korps Marinir. Mereka sengaja diterjunkan dalam rangkaian peringatan HUT Pasukan Marinir (Pasmar)-1 Ke-15. Secara keseluruhan mereka berjumlah 2.016 personel.

Moh. Ali Rouf, 35, warga Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Bangkalan, sangat kagum terhadap personel marinir. Menurut dia, dengan berenang di Selat Madura menandakan bahwa personel pengamanan negara tangguh. ”Kagum saya. Ini hiburan yang luar biasa,” katanya.

Dia menilai, kegiatan tersebut mampu membangkitkan semangat semakin cinta Tanah Air. Melihat aksi marinir, dia mengaku merinding. ”Tidak mudah. Jalan kaki aja di darat dengan jarak yang sama, pasti banyak yang tidak kuat,” ujarnya.

Komandan Pasmar (Danpasmar)-1 Brigadir Jenderal TNI Marinir Lukman mengungkapkan, kegiatan itu merupakan salah satu tradisi yang biasa dilakukan pasukan marinir. Berenang melintasi Selat Madura dari
Surabaya pernah dilakukan pada 1996 silam. ”Kami menerjunkan 2.016 prajurit,” terangnya.

Jarak yang harus ditempuh prajurit 5.438 meter atau 5,4 kilometer. Pihaknya menegaskan, kegiatan tersebut sebagai salah satu bukti pasukan marinir  mampu melaksanakan tugas dengan baik. ”Ini juga salah
satu kegiatan untuk memerangi narkoba,” terangnya.

Dia mengakui, bukan perkara  gampang berenang di Selat Madura. Mereka harus mampu mengatasi arus yang sangat deras, ombak besar, dan hewan laut berbisa seperti ubur-ubur. Di samping itu, mereka harus
bisa membentuk formasi jembatan manusia.

Sebanyak 2.016 prajurit Pasmar-1 Korps Marinir maupun non-pasmar-1 itu terdiri dari 644 prajurit brigade infanteri-1 marinir dan 526 dari resimen bantuan tempur-1 marinir. Selain itu, 360 personel resimen artileri-1 marinir dan 360 personel resimen kavaleri-1 marinir.

Kemudian, 50 personel Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan V Surabaya, 50 dari Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), dan 26 perenang dari Akademi Angkatan Laut. ”Tantangan paling berat berenang di Selat Madura adalah melawan arus yang kuat dan hewan berbisa seperti ubur-ubur,” ujarnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi menambahkan, kegiatan tersebut akan memecahkan rekor Muri sebagai perenang terbanyak yang menyeberangi Selat Madura. Kegiatan itu juga dimeriahkan 20 pasukan amfibi.

Pihaknya berharap semangat bahari dan jati diri sebagai pasukan pendarat amfibi tertanam dalam jiwa prajurit Pasmar-1 Korps Marinir. ”Korps Marinir menyatakan perang kepada narkoba,” pungkasnya. (radar)