Remaja 16 Tahun Jadi Kurir Sabu

BANGKALAN – Sementara itu, tim buser Polres Bangkalan kembali meringkus dua tersangka kasus narkoba sekitar pukul 17.00 pada Senin (18/4). Kedua tersangka yang menjadi kurir SS itu ditangkap di Jalan Raya Kompol, Desa Kompol, Kecamatan Geger, Bangkalan.

Salah seorang tersangka masih di bawah umur. Dua tersangka itu berinisial SNA, 22, dan AH, 16. Keduanya merupakan warga Desa Bator, Kecamatan Klampis. Mereka ditangkap sesaat setelah membeli narkoba jenis SS di Desa Campor, Kecamatan Geger.

Secara diam-diam, polisi mengejar dua tersangka tersebut. Beberapa petugas yang lain mengejar penjual SS. Sayangnya, upaya polisi belum berhasil. ”Penjual sabu masih dalam pengejaran. Dua tersangka kami cegat di tengah jalan dan langsung kami geledah,” ucap KBO Satnarkoba Polres Bangkalan Ipda Eko Siswanto kemarin (19/4).

Menurut dia, anak di bawah umur diduga menjadi target bandar narkoba untuk memuluskan bisnis barang haram itu. Narkoba, lanjut dia, bisa memengaruhi siapa saja. ”Saat kami tangkap, dua tersangka pasrah dan tidak melawan. Kami langsung membawanya ke mapolres untuk diperiksa,” ujarnya.

Pihaknya sedang menelusuri jejak si penjual SS yang menjual sabu-sabu ke SNA dan HA. Menurut dia, penjual SS tersebut masuk radar Korps Bhayangkra dan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

”Kami juga mengamankan sepeda motor Jupiter nopol M 3589 HF dan satu kantong plastik klip kecil berisi 0,41 gram sabu,” ujarnya. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 (1) sub 112 (1) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 12 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • desa campor kecamatan geger
  • kampung geger madura
  • kasus geger madura
  • radar madura polisi rasia sepeda bodong masuk kampung dikamal