Headline News:

Puluhan Pasar Dikelola Desa

puluhanPAMEKASAN -Dari puluhan pasar yang ada di Pamekasan, rupanya tidak sepenuhnya milik pemerintah kabupaten (pemkab). Pasalnya hanya 13 pasar saja yang statusnya milik pemkab. Sedangkan lainnya milik desa yang ditempati pasar-pasar tersebut. Dengan demikian, puluhan pasar milik desa itu segala retribusi tidak sepeser pun yang masuk ke kas daerah. melainkan masuk kas desa. “Jadi retribusi pasar itu (pasar desa, Red) masuk ke APBDes (anggaran pendapatan dan belanja desa, Red).


Pengelolaannya terserah desa masing-masing. “kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Pamekasan Taufikurrahman kemarin (27/10). Meski begitu, Taufik mewanti-wanti agar retribusi yang didapat dari pasar desa benar-benar dikelola oleh APBDes. Sebab, jika retribusi itu dikelola di luar APBDes, apalagi dikelola kepala desa (Kadesnya) sendiri, itu menyalahi aturan. “Jadi dicatat, dikelola, lalu dianggarkan untuk belanja apa saja oleh APBDes terserah.

Termasuk jika untuk tambahan honor Kades dan perangkat desa lainnya, tidak apa-apa. Yang penting dimasukkan dulu dalam penganggaran APBDes,” terang pria asli Sumenep ini. Menurutnya pasar desa yang dikelola desa. jumlahnya sangat banyak di Pamekasan. Bisa dikatakan setiap desa, yang lokasinya jauh dari pasar milik pemkab pasti memiliki pasar meskipun dalam skala kecil. Di sekitar Kota Pamekasan saja, sudah mulai muncul dua pasar desa baru, yaitu Pasar Tambung, dan Pasar Trasak.

Sedangkan 13 pasar yang dikelola pemkab itu di antaranya, Pasar Kolpanjung, Pasar 17 Agustus, dan Pasar Gurem (ketiganya di wilayah kota. Pasar Keppo, Pasar Galis (keduanya di Kecamatan Galis), Pasar Duko Timur, Pasar Duwek Tenggih, Pasar Blumbungan (ketiganya di Kecamatan Larangan), Pasar Palengaan (Kecamatan Palengaan), Pasar Pakong (Kecamatan Pakong), Pasarwam (Kecamatan Waru), Pasar Batu Bintang (Kecamatan Batumarmar), Pasar Proppo (Kecamatan Proppo). Ditanya terkait perbedaan mendasar antara pasar kabupaten dan pasar desa ini? Taufik menjelaskan, tidak ada perdedaan mendasar. Hanya saja, jika pasar kabupaten hasil retribusi masak ke APBD, pasar desa retribusi masukke APBDes. (radar)

Baca Juga :

  • SEJAK puluhan tahun lalu, sejumlah pasar di wilayah kepulauan belum ditarik retribusi. Sehingga, pasar hanya dikelola pemilik tanah dan kelom …

  • KOTA-Komisi B DPRD Pamekasan menyarankan eksekutif agar melakukan pengembangan pasar induk ke daerah timur, yaitu daerah Tambung dan Pademawu …

  • Pasar Candi yang Berdiri di Atas Tanah Percaton
    DUNGKEK-Biasanya pengelolaan pasar milik pemerintah dikelola sepenuhnya oleh pemerintah. Nam …

  • KOTA-Rencana Pemkab Pamekasan mengembangkan kemandirian desa masih belum menunjukkan pengaruh yang cukup signifikan dalam sektor pendapatan e …

Komentar Anda

komentar