Headline News:

Proyek Rehab Kelas Rp 18 M Swakelola

PAMEKASAN-Ratusan sekolah dasar (SD) di Kota Gerbang Salam tahun ini akan mendapatkan kucuran dana segar senilai Rp 18,356 miliar dari pemerintah pusat. Anggaran bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu akan digunakan merehabilitasi ruang kelas dan pembangunan perpustakaan. Meski dana yang digunakan relatif besar, namun teknis pelaksanaan rehab ruang kelas dan pembangunan perpustakaan itu dilakukan dengan cara swakelola.


Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan Ach. Hidayat melalui Kabid TK/ SD Prama Jaya, kemarin (11/7). Kepada Jawa Pos Radar Madura Prama menjelaskan, dana sebesar Rp 18 miliar itu akan digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan perpustakaan. ”Ini untuk rehabilitasi ruangan kategori rusak sedang. Kalau perpustakaan, pembangunan fisik lengkap beserta isinya,” jelasnya.

Prama lalu merinci total pengalokasian anggaran Rp 18 milair itu. Dari dana Rp 18 miliar tersebut, Rp 11,9 miliar di antaranya dialokasikan untuk rehab ruang kelas, sedangkan sisanya sebesar Rp 6,4 miliar untuk pembangunan perpustakaan. Lebih jauh Prama memaparkan, besar dana rehab ruang yang diperoleh masing-masing sekolah tidak sama. Besaran dananya bergantung pada tingkat kerusakan dan jumlah ruang yang ada.

Sementara untuk pembangunan perpustakaan besarnya sama, yaitu Rp 184 juta. Disinggung soal tata kelola pelaksanaan rehabnya, Prama memastikan semuanya menggunakan sistem swakelola. Yang tidak swakelola hanya pengadaan isi perpustakaan. ”Karena swakelola, pengerjaannya diserahkan ke sekolah masing-masing penerima. Kecuali yang kontraktual, seperti isi perpustakaan,” paparnya.

Sejauh ini, diakui Prama, pihaknya masih melakukan proses penyelesaian gambar dan rencana anggaran biaya (RAB) pengadaan sejumlah proyek itu. Sementara untuk penetapan sekolah penerima, disdik sudah menuntaskannya beberapa waktu lalu. ”SK bupati tentang sekolah penerima sudah selesai. Begitu juga sosialisasi kepada kepala sekolah penerima DAK itu telah dilakukan. Sekarang masih tinggal gambar dan RAB-nya yang belum selesai,” terangnya.

Prama berharap dalam waktu dekat gambar dan RAB segera selesai. Dirinya memperkirakan dalam bulan ini semua pengerjaan persiapan itu akan dapat diselesaikan, sehingga setelah lebaran pihak sekolah penerima DAK dapat segera mengerjakan proyek itu. ”Kemungkinan dalam bulan ini gambar dan RAB sudah selesai, sehingga proses pencairan ke rekening sekolah dapat segera dilakukan,” jelas Prama.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pamekasan Djuhaini meminta agar realisasi proyek rehab DAK itu tepat sasaran. Selain itu, pihaknya meminta sekolah bisa menuntaskan pengerjaan proyek tepat waktu pada tahun anggaran 2013. ”Kalau tepat waktu, nanti tidak akan tumpang tindih dengan anggaran berikutnya,” kata politikus PKB itu. Djuhaini menambahkan, komisi D akan mengawasi pelaksanaan proyek tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. ”Kami akan pantau agar tidak ada penyimpangan di lapangan,” kata warga Kecamatan Tlanakan itu. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • kadis pembangunan sekolah swakelola

Baca Juga :

  • KOTA – Menjelang tutup tahun anggaran, realisasi pelaksanaan rehabilitasi dan pembangunan sekolah dengan dana alokasi khusus (DAK) di Dinas P …

  • Alokasi Dana Mencapai Rp 32,9 Miliar
    KOTA-Realisasi bantuan dana alokasi khusus (DAK) untuk rehabilitasi gedung sekolah dipastikan kembali m …

  • KOTA-Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 untuk pembangunan perpustakaan dan rehab gedung sekolah mulai direalisasikan, terutama di lingkungan pend …

  • Rehab 193 Gedung dan Pengadaan Alat-Laboratorium
    KOTA-Total dana alokasi khusus (DAK) yang diterima Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan tahu …

Komentar Anda

komentar