Polisi-TNI Sikat Sabung Ayam-Balap Liar

Hanya Bawa Belasan Sepeda Moto

SAMPANG – Jajaran Polri dan TNI bergerak bersama memberantas judi sabung ayam dan balapan liar (bali) di Ketapang, Sampang. Tim gabungan dari Polres Sampang, Polsek dan Koramil Ketapang membubarkan  arena sabung ayam di Dusun Oro Dajah, Desa BuntenTimur, Kecamatan Ketapang, kemarin (27/3).

Sayangnya, diduga kuat operasi itu sudah tercium duluan  oleh pejudi sabung. Oleh karenanya, aparat tidak berhasil menangkap para pelaku. ”Kemungkinan besar operasi kami sudah ada yang membocorkan, sehingga kami hanya berhasil menyita puluhan kendaraan roda dua,” ungkap Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto kepada Jawa  Pos Radar Madura.

Selain puluhan kendaraan, polisi juga mengamankan kiso (tas ayam)  yang ditinggalkan para penyabung dan satu ekor ayam yang tertinggal di lokasi sabung ayam. Mantan Kapolsek Camplong  ini mengaku, ke depan dalam giat operasinya, pihak Polsek  Ketapang akan lebih maksimal.

Dia berkomitmen akan giat operasi  penyakit masyarakat mulai dari operasi balap liar, sabung ayam yang disertai dengan judi, curanmor maupun curwan. ”Itu sesuai dengan instruksi Bapak Kapolres (AKBP Budi Mulyanto, Red),” imbuhnya.

Sepulang dari lokasi sabung, TNI dan polisi menyempatkan untuk berkeliling di Jalan Raya Ketapang. Walhasil, aparat mendapati sekumpulan pemuda yang sedang menonton bali di sore hari. Tanpa pikir panjang, polisi dan TNI langsung mendekati dan menyita semua sepeda motor  penonton bali, kemudian diamankan.

”Bali juga sangat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama pengguna jalan dan pengendara,” tandasnya. Dia merinci, bahwa dalam operasi sabung di Desa Bunten Timur, tim gabungan berhasil mengamankan 15 unit kendaraan  roda dua, 1 ekor ayam aduan, dan 3 buah kiso.

Sementara di lokasi bali yang digelar di sepanjang jalan pantura Ketapang,  petugas berhasil mengamankan 18 unit kendaraan dengan berbagai lansiran. ”Semua sudah dibawa ke Mapolres Sampang,” katanya. Saat ini, lanjut dia, Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang tengah melakukan pengecekan terkait kepemilikan kendaraan yang diamankan sebagai barang  bukti (BB) itu.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Oro Dajah, Bunten Timur, yang namanya enggan dikorankan mengungkapkan, jika operasi  sabung ayam memang telah lama meresahkan warga sekitar.  Namun sayang, aparat belum berhasil menangkap para pelaku agar menjadi efek jera.

Kata dia, lokasi yang dijadikan tempat judi sabung ayam sangat strategis, yakni di puncak perbukitan desa setempat. Para penyabung maupun pejudi telah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk tempat untuk lari dari kejaran petugas apabila ada operasi atau razia.

”Penyabung itu cerdik, mereka sudah menguasai wilayah dan sudah siap segala sesuatunya,” ungkapnya. Lokasi perbukitan tersebut menghadap ke utara. Di sisi sebelah timur terdapat lereng kecil yang sangat curam dan tidak semua orang bisa melintas di lokasi  itu. ”Nah, mereka lari lewat lereng yang curam di sebelah timur itu,”  pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • adu ayam apa balapan liar
  • desa oro madura
  • jalan raya ketapang sampang madura
  • polisi giat operasi judi sabuk ayam