Polisi Ringkus Delapan Tersangka Judi Domino

PAMEKASAN – Berkali-kali Satreskrim Polres Pamekasan menjebloskan pelaku judi ke penjara. Namun, hal itu tidak membuat jera pelaku lain. Senin malam (25/4), delapan orang digelandang ke mapolres karena berjudi di sebuah toko di Dusun Telagah, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan.

Penangkapan delapan orang yang diduga berjudi dilakukan sekitar pukul 23.00. Kala itu, anggota satreskrim mendapat informasi warga setempat bahwa sebuah toko kerap dijadikan tempat judi domino. Judi tersebut dilakukan berkelompok.

Misalnya, yang ditangkap polisi kelompok tersangka Nasir, Rahmat, Slamet, dan Juaher. Kelompok lainnya
yaitu tersangka Sirah, Hapari, Samu dan Sugianto. Mereka semua merupakan warga Dusun Telagah, Desa Blumbungan. Pekerjaan mereka  mayoritas bertani.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki mewakili Kapolres AKBP Sugeng Muntaha menjelaskan, saat petugas melakukan penangkapan, tidak ada yang melarikan diri. Sebab, lokasi sudah dikepung aparat. Para tersangka tidak punya celah meloloskan diri. Mereka dibawa ke Mapolres Pamekasan.

”Kami mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 699 ribu dan kartu domino,” kata Osa. Dari penangkapan itu, polisi masih mengembangkan penyelidikan. Sebab, bisa saja di tempat lain juga ada perjudian. Delapan tersangka itu dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun.

”Informasi dari masyarakat penting bagi kami. Makanya, jika ada kegiatan yang melawan hukum seperti judi, segera lapor ke polisi,” pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • asal usul blumbungan
  • berita domino pamekasan
  • desa blumbungan nama dusun