Polisi Pakai Pelat Nomor Palsu

Berdalih untuk Kelabui Target Operasi

KOTA – Polres Sumenep kembali diterpa kabar tidak baik. Salah seorang anggota diduga menggandakan pelat nomor kendaraan.  Indikasinya, nomor polisi (nopol)  kendaraan anggota sama dengan motor warga, Ainul Anwar. Hal itu   diketahui saat pria yang berprofesi  sebagai wartawan tersebut mengunjungi mapolres kemarin (20/9).

Warga Kecamatan Batuputih itu menjelaskan, sekitar pukul 08.00, dirinya menemui Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin. Sepeda motor tersebut diparkir tepat di depan ruangannya. Saat hendak pulang,  Anwar kaget karena melihat nopol kendaraan yang diparkir di sampingnya sama  dengan miliknya, yakni M 3059 WT.

Penasaran dengan pemilik, Anwar kemudian menanyakan masalah itu kepada Hasanuddin. Hasanud­din membenarkan bahwa motor itu  milik anggota polres. ”Terus terang kaget. Kok bisa pelat kendaraan saya ada kembarannya. Padahal, saya beli resmi di diler dan surat­-suratnya   lengkap,” tuturnya.

Anwar menyayangkan tindakan oknum polisi tersebut. Menurut  dia, perbuatan itu jelas merugikan pemilik pelat nomor yang sah. Untuk itu, dia memimta masalah  tersebut diusut dan pemilik diberi sanksi. Dengan alasan apa pun, jelas dia, menggandakan dan me­makai pelat nomor palsu tidak dibe­narkan. Apalagi dilakukan polisi yang semestinya sadar hukum.

”Kan polisi tahu bahwa meng­gunakan pelat nomor palsu itu melanggar hukum,” terang Anwar. ”Takutnya disalahgunakan. Kalau misalnya, untuk kepentingan yang  lain dan demi pengembangan penyidikan ya monggo,” ujar Anwar.

Sementara itu, Hasanuddin berjanji bakal menegur pemilik mo tor dan memintanya mengganti. Menurut dia, alasan mengubah pelat nomor tersebut bertujuan mengelabui target operasi (TO). ”Ya, kami suruh ganti ke yang aslinya,” dalihnya. (radar)