Polisi Ciduk Dua Pasangan Indehoi

Sulap Rumah Jadi Lokalisasi

SUMENEP – Addur, warga Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep, terbilang berani. Dia menyulap rumahnya menjadi tempat prostitusi. Dua pasangan yang diyakini sedang asyik melampiaskan nafsu diciduk petugas  kemarin (1/9).

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin mengungkapkan, informasi dari masyarakat menyebutkan, rumah Addur kerap dijadi­kan tempat prostitusi. Satuan  sabhara polres bersama dinas sosial (dinsos) meluncur ke lokasi sekitar pukul 10.00.

”Setiba di lokasi, ternyata be­nar, rumah Addur dijadikan tem­pat esek­-esek,” ungkap Hasan.  Pada saat itu, petugas me­mergoki dua pasangan sedang  asyik hehehoho di dalam kamar berbeda. Mereka Musahlan, 32, dengan pasangannya LF, 24.

Sementara Supriyadi, 32, bersama SW, 21. Musahlan dan Supriyadi warga Sumenep, sedangkan LF  dan SW berasal dari Malang. Saat razia berlangsung, pemilik  rumah tidak ada. Petugas hanya mengamankan dua perempuan  dan dua pria hidung belang itu. Mereka kemudian digelandang ke mapolres.

”Yang laki-­laki diberikan pem­binaan agar tidak mengulangi lagi. Yang perempuan kami se­rahkan ke dinsos,” katanya. Kepala Dinsos Sumenep Moh. Ramli mengatakan, praktik pros­titusi itu membuat masyarakat resah. Bahkan, sebelum dirazia, pemilik rumah pernah ditegur. Namun, upaya pemerintah itu  tidak digubris.

Dua-Cowok-Yang-Tertangkap

”Yang perempuan akan kami kirim ke pemprov untuk dire­habilitasi. Tujuannya, supaya  mendapat keterampilan dan berhenti dari pekerjaan sebelumnya,” ujar Ramli.

Setelah itu, pihaknya akan  memanggil pemilik rumah. Dinsos akan meminta Addur menutup aktivitas tersebut. ”Harus ditutup. Nanti kami akan koordinasi dengan pihak  terkait untuk mengeksekusi.  Aktivitas ini sangat mengganggu warga setempat,”  tandasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • musahlan saronggi
  • desa beluk ares ambunten