Persepam Gagal Gunakan Stadion Pamekasan

Pemerintah Target Launching Awal November

PAMEKASAN – Kandas sudah harapan pencinta sepak bola untuk menyaksikan laga kandang Persepam Madura Utama di Stadion Pamekasan. Pasalnya, pengerjaan stadion dan Sport Center yang berlokasi di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, itu belum  tuntas hingga kemarin (20/9).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, paling cepat stadion tersebut akan di-launching pada 13 November mendatang. Sementara pertandingan babak 16 besar ISC B sudah akan bergulir per 1 Oktober 2016. Untuk laga kandang Persepam akan dimulai pada 15 Oktober melawan Kalteng Putra.

Hal ini pun disadari oleh manajemen Laskar Sape Ngamok. Mereka memahami bahwa pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak untuk bertanding di hadapan masyarakat Pamekasan. Oleh karenanya, opsi kedua tetap menggunakan  Stadion A. Yani, Sumenep, sebagai home base.

”Kalau bicara harapan, kami tetap menginginkan bertanding di Stadion Pamekasan. Sebab, klub ini lahir  dan besar di Pamekasan. Tetapi kalaupun tidak bisa  terwujud, kami akan menggelar pertandingan kandang  di Sumenep,” ujar Asisten Manajer Persepam Madura  Utama Nadi Mulyadi.

Nadi berharap, pembangunan stadion lebih cepat dari yang ditargetkan oleh pemkab. Sebab, bertanding di Pamekasan akan memiliki atmosfer yang berbeda bagi tim. ”Semoga Oktober ini pembangunannya tuntas. Minimal satu atau dua pertandingan kandang bisa digelar di Stadion Pamekasan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disporabud Pamekasan Muhammad mengungkapkan bahwa saat ini  pembangunan stadion sudah memasuki tahap finising. Untuk area dalam,  tinggal pemasangan lampu. Kalau lampu sudah tuntas,  stadion bisa digunakan oleh klub di Madura, baik Persepam, Madura United FC, atau bahkan Perssu Sumenep.

”Kami menargetkan 13 November sudah launching. Jadi setelah itu sudah bisa dipakai oleh klub-klub di Madura,” tegasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • Stadion pamekasan
  • stadion pamekasan terkini