Pengasuh PP Al-Amien Prenduan Berpulang

SUMENEP – Kabar duka datang dari Pondok Pesantren (PP) Al-Amien, Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Pimpinan  sekaligus pengasuh pondok tersebut, yakni KH Maktum Jauhari, berpulang ke Ramatullah. Kiai karismatik  itu meninggal ketika dirawat di Rumah Sakit Darmo, Surabaya, kemarin (29/12).

Jenazah-KH-Maktum-Jauhari-tiba-di-lingkungan-PP-Al-Amien-Prenduan-Sumenep-kemarin-petang.

Alumnus pascasarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, itu wafat di  usia 57 tahun. Banyak jasa yang beliau tinggalkan semasa hidup. Khususnya, dalam memperjuangkan dan menegakkan agama Islam. Melalui bangku sekolah  dan kuliah, KH Maktum  menularkan ilmu-ilmunya  kepada para santri. Moh. Hamzah Arsa,  guru di PP Al-Amien,   menyampaikan, Sabtu  (26/12) KH Maktum di rawat di RSUD dr H Slamet Martodirdjo, Pamekasan.

Namun, setelah beberapa jam, beliau meminta dibawa pulang dan dirawat di kediamannya.  Selanjutnya, Minggu (27/12) KH Maktum dibawa ke Rumah Sakit Darmo, Surabaya. Lalu, kemarin sekitar pukul 12.22, beliau mengembuskan napas terakhir.

Berdasar penjelasan dokter, KH  Maktum mengidap penyakit gagal ginjal. Penyakit itu dideritanya sejak setahun terakhir.  Meski kondisinya lemah,  sebelum dilarikan ke rumah  sakit, tokoh yang pernah belajar bersama Din Syamsuddin di  Pondok Modern Darussalam  Gontor itu masih beraktivitas seperti hari-hari biasa.

Pada Jumat (25/12), beliau melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Amien. Kepergian KH Maktum membawa duka bagi keluarga besar Al-Amien. Sebab, kiai yang selama ini menjadi teladan dan panutan telah pergi menghadap Allah.

Sejumlah teman, kerabat, alumni, dan simpatisan berbondong-bondong mendoakan KH Maktum. ”Mudah-mudahan, amal ibadahnya  diterima Allah SWT,”  ucap Moh. Hamzah.  Direncanakan, pemakaman KH Maktum dilakukan hari ini  (30/12) pukul 07.00 di areal pemekaman  Al-Amien II.

Warga yang ingin memberikan takziah dan doa diperkenankan datang ke PP Al-Amien.  KH Maktum Jauhari lahir pa da 14 Mei 1958. Beliau mem punyai istri bernama Hj  Nur Jalilah Dimyati, Lc. Beliau memiliki enam anak. Dua laki- laki dan empat perempuan.

Sebelum meninggal, KH Maktum Jauhari juga menjabat sebagai Rektor Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Pren duan. (radar)