Pembangunan Terminal Kargo Dikebut

PAMEKASAN – Upaya penyelesaian pembangunan terminal kargo di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, mulai menemukan titik terang. Dari dua proyek yang akan  dilaksanakan tahun ini, satu paket sudah dilaksanakan. Yakni, pembangunan gudang tertutup dengan nilai  kontrak Rp 2 miliar.

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, di terminal kargo banyak pekerja yang mengerjakan pembangunan gudang kemarin (3/9). Gudang tersebut dibangun di sisi utara terminal. ”Kami targetkan pembangunan gudang tertutup selesai sebelum akhir tahun,” kata Kepala Dishubkominfo Pamekasan Moh. Zakir.

Pembangunan gudang tertutup, jelas dia, sangat mendesak. Tanpa gudang tersebut, terminal barang sulit dioperasikan. Gudang tertutup nantinya menjadi tempat menyimpanan barang-barang dagangan yang hendak dikirim ke wilayah kota.

”Kami menargetkan, tahun  depan terminal kargo bisa  dioperasikan. Terminal ini  dinanti-nanti masyarakat sejak lama,” ujarnya.  Selain pembangunan gudang  tertutup, dishubkominfo akan membangun plengsengan di terminal kargo. Paket proyek  tersebut dianggarkan Rp 903  juta dari APBD Pamekasan 2016. Namun, hingga kemarin, paket tersebut belum  dilaksanakan.

”Saat ini masih dalam proses tender. Dalam waktu dekat, kalau sudah ada pemenang tender, langsung dikerjakan,”  tegasnya. ”Plengsengan juga harus selesai sebelum tutup tahun anggaran 2016,” tambah  Moh. Zakir.   Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail berharap, pembangunan terminal kargo tidak molor.

Sebab, keberadaan terminal tersebut sangat penting untuk mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan. Selama ini, banyak mobil barang yang masuk perkotaan saat jam kantor aktif sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas.  ”Ada beberapa titik yang sering macet di wilayah kota.  Misalnya, di Jalan Segara. Sebab, di jalan itu banyak mobil barang yang parkir saat jam aktif kantor,” katanya.

”Ke depan, jika terminal barang sudah dioperasikan, tidak boleh ada lagi mobil barang yang masuk ke wilayah kota.  Tetapi, harus menggunakan mobil ukuran kecil. Itu pun  di luar jam aktif,” pungkasnya. (radar)