Pelajar Tewas Diseruduk Pikap

SAMPANG – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, merenggut nyawa seorang pelajar, Susiyanti, 16. Dia  meregang nyawa dalam perjalanan ke RSUD Sampang setelah diseruduk pikap dari belakang.

Kanit-Laka-Lantas-Polres-Sampang-Aiptu-Darus-Salam-menunjukkan-barang-bukti-beserta-tersangka-yang-terlibat-laka-kemarin.

Senin (4/1) sekitar pukul 17.30, Susiyanti mengendarai Honda Beat nomor polisi (nopol) L 5668  SU. Dia melaju dari timur  membonceng Samsiyah, 50, warga Desa Taddan, Kecamatan  Camplong. Sesampainya di Jalan Raya   Taddan, Susiyanti hendak menyeberang ke kanan jalan.

Nahas, saat itu dia diseruduk sebuah pikap nopol L 9420 GD dari belakang. Serudukan pikap cukup keras sehingga membuat Susiyanti dan Samsiyah terpelating. Lalu, keduanya jatuh dari motor. Akibat kecelakaan itu, Susiyanti  mengalami gegar otak sangat parah.

Dia hendak dibawa ke RSUD Sampang. Namun, sebelum tiba di rumah  sakit, nyawanya tak tertolong.  Dia mengembuskan napas terakhir saat perjalanan  ke rumah sakit. Sementara itu,  Samsiyah hanya mengalami luka ringan. Diketahui, pikap yang menabrak  korban dikemudikan  Jibrael Seko, 41, warga Kelurahan   Jati Pasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten  Mojokerto.

Di pikap itu, dia ditemani Ali Hartanto, 33,  warga Kelurahan Kebrawon,  Kecamatan Karang  Pilang Kodya, Surabaya. Keduanya tidak mengalami luka sedikit pun. Kapolres Sampang AKBP  Budi Mulyanto yang diwakili Kasatlantas AKP Mala Darlius  Nanda Kurniawan menegaskan,  pihaknya telah mengamankan sopir pikap beserta sejumlah barang bukti untuk  proses pemeriksaan lebih  lanjut.

”Kami masih melakukan  pemeriksaan dan sopir  pikap sudah kami amankan,” terangnya.  Sementara itu, sopir pikap Jibrael Seko mengaku melaju  dengan kecepatan sedang. Menurut dia, korban saat itu langsung belok kanan. ”Saya  tidak bisa menghindar karena  jarak sudah terlalu dekat,” ujarnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita laka di madura camplong
  • jl raya taddan camplong