Pablo Rodriguez Kandaskan Kemenangan Borneo FC

Gomes Apresiasi Permainan Sape Kerrap

SAMARINDA – Duel  antara Madura United FC melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) berlangsung sengit. Sejak menit awal, tim tuan rumah tampil menyerang. Bahkan, skuad asuhan Dragan Djukanovic unggul lebih dulu. Namun,  striker andalan Madura  Laskar Sape Kerrap Pablo Rodriguez Aracil mengandaskan kemenangan tuan rumah.

Hingga 15 menit awal pertandingan babak pertama, tuan rumah benar-benar menguasai permainan. Namun, ketenangan  serta kedisiplinan skuad Madura  United dalam mengatur tempo permainan berhasil membendung serangan lawan.

Dalam  laga itu anak-anak Madura lebih mengandalkan umpan direct  dari sektor pertahanan.  Itu dilakukan karena sektor tengah yang ditinggalkan Dane Milovanovic lebih dikuasai oleh  tim tuan rumah. Meski demikian,  lini depan Laskar Sape Kerrap masih mendapat peluang emas.

Salah satunya diperoleh dari  tendangan bebas. Kapten tim Fabiano Beltrame yang menjadi  eksekutor hampir berbuah gol.  Serangan tim tuan rumah semakin gencar menggempur  pertahanan Madura United.  Memasuki menit ke-35, kiper Madura United Joko Ribowo  harus memungut bola.

Gol pertama bagi PBFC tercipta melalui tendangan bebas Flavio Beck Junior. Skor berubah  1-0 untuk keunggulan Pesut  Etam–julukan PBFC. Madura United langsung merespons. Pablo Rodriguez langsung mendapatkan peluang di menit ke-44.

Sayang, tendangannya masih bisa diantisipasi oleh pemain bertahan lawan. Di menit-menit akhir babak pertama, serangan tuan  rumah semakin gencar. Tapi, Joko Ribowo berhasil meng- gagalkannya. Hingga turun minum, skor tak berubah.

Gol Madura United baru tercipta pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-58. Gol itu berawal dari tendangan keras  Engelberd Sani dari luar kotak penalti. Kiper tuan rumah, Dian Agus, berhasil menepisnya. Namun, penyelamatan yang kurang sempurna membuat   bola liar di depan gawang.

Peluang itu tidak disia-siakan oleh Pablo. Bola di depannya  dengan sigap disambar dengan kaki kanannya. Papan skor berubah menjadi 1-1. Madura United kembali mendapat peluang di menit ke-62. Namun,  tendangan keras Engelberd Sani sedikit melenceng di  samping kanan gawang PBFC.

Gomes berusaha menambah daya gedor anak asuhnya. Slamet Nurcahyo dimasukkan menggantikan Erick Weeks. Namun,   upaya itu belum membuahkan hasil. Sebaliknya, tuan rumah berhasil menciptakan peluang.  Hingga wasit meniup peluit panjang skor tetap sama, 1-1.

”Banyak sekali peluang, kami  mampu tampil baik sepanjang   pertandingan,” ujar Gomes. ”Saya tidak mau tahu apa yang  akan didapatkan Arema. Terpenting, pada pertandingan ini kami mampu bermain baik dan berhasil mencuri poin dari  kandang lawan,” terangnya saat ditanya peluang disalip Arema Cronus. (radar)