Nomor Porsi CJH Berubah

BANGKALAN – Nomor porsi calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan berubah. Awalnya, nomor porsi tertinggi yang harus melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yaitu 1300397972. Tapi, berdasarkan update informasi dari  Bidang Penyelenggaraan Haji  dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim berubah ke nomor  porsi 1300398520.

Nomor-Porsi-CJH-Berubah

Hal itu disampaikan Kasi PHU Kemenag Bangkalan Abd. Hamid kemarin (28/2).  Dia menyampaikan, seluruh jamaah haji dengan nomor porsi tertinggi 1300398520 akan diberangkatkan pada tahun ini. Jumlah CJH yang akan diberangkatkan yaitu 571 jamaah.

”Tahun lalu jumlah CJH 481 orang. Jadi tahun ini lebih banyak,” katanya. Perubahan nomor porsi CJH salah satunya karena adanya CJH yang seharusnya berangkat tahun ini menyatakan menunda. Jumlah CJH yang menyatakan menunda keberangkatan pada musim haji 1437 Hijriah sebanyak 18 orang.

”CJH memang memiliki kewenangan untuk memutuskan berangkat atau tidak,” jelasnya. Meski demikian, CJH tidak  lantas bisa melakukan sesuka hati. CJH bisa melakukan penundaan sebanyak tiga kali  bagi yang belum melunasi  BPIH. Sementara bagi yang  sudah melunasi BPIH, penundaan hanya boleh dua   kali.

”Jika ada yang menunda, nomor porsi berikutnya yang menggantikan,” ujar Hamid. Biasanya, jika ada CJH yang melakukan penundaan, Kemenag Bangkalan melapor ke pihak Kanwil Kemenag Jatim. Setelah itu, dari Kemenag Jatim akan menginformasikan nama pengganti CJH yang menyatakan menunda.

”Pengganti CJH yang ditunda tidak mesti dari kabupaten yang sama,” katanya. Jawa Timur memberlakukan porsi provinsi. Dengan begitu, jika ada CJH dari satu kabupaten menyatakan menunda, tidak otomatis digantikan CJH dari  kabupaten yang sama. Tetapi, tergantung nomor porsi yang ada di bawahnya.

”Kemungkinan  masih ada CJH yang  menunda lagi,” terkanya. Saat ini Kemenag sedang mengumpulkan berkas-berkas CJH untuk persiapan pembuatan paspor. Pengumpulan  berkas paspor sengaja dilakukan lebih awal untuk mengantisipasi  keterlambatan visa.

”Tahun lalu terlambat visanya. Kami tak ingin itu terjadi lagi,” pungkas Hamid. Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Hosyan Muhammad berharap pelayanan haji di Kemenag lebih bagus dibandingkan  tahun lalu. Pasalnya, selama ini  banyak keluhan yangd isampaikan masyarakat mengenai pelayanan haji. (radar)