Menjambret, Dua Remaja di Bangkalan Masuk Bui

BANGKALAN – Anggota Satlantas Polres Bangkalan Bripka Nanang Setiawan dan Aiptu Akhmad Ariin berhasil menangkap pelaku penjambretan. Mereka berdua menggagalkan aksi jambret di jalan simpang tiga Desa Nyrondung, Kecamatan Tragah, Bangkalan.

Aksi jambret terjadi pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 10.30. Nanang dan Ariin waktu itu melaksanakan patroli di Pos Polisi Tangkel Barat, Desa/Kecamatan Burneh. Penjambret yakni Moh. Ansori, 19, dan Alwi, 19. Dua penjambret itu merupakan saudara sepupu asal Desa Pancor, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan.

Mereka menggunakan motor Suzuki Satria nopol W 2184 Q  saat menjalankan aksi jambret.  Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin membeberkan, dua pelaku jambret menunggu korban di jalan simpang tiga Desa Nyrondung. Begitu ada korban lewat,  mereka menyalakan motor dan mengejar korban.

Korban penjambretan yakni Muimmah, 32, dan Mustaqim,  30, warga Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan. ”Pelaku mendahului kendaraan korban dan merampas dompet,” ungkap Bidarudin kemarin (18/9). Setelah mendapatkan dompet  berisi uang tunai Rp 3,5 juta,   pelaku melarikan diri.

Sementara di sepanjang perjalanan korban teriak-teriak minta tolong. Teriakan korban didengar oleh anggota satlantas yang melakukan patroli di Pos Polisi Tangkel Barat. ”Saat itu juga Bripka Nanang Setiawan dan Aiptu Akhmad Ari in mengejar pelaku,” ujarnya.

Dua anggota polantas itu tidak mengejar sendirian. Saudara Muimmah yakni Mustaqim ikut mengejar para pelaku. Pengejaran tidak sebentar.  Para pelaku baru bisa terkejar dan ditangkap di Desa Binoh, Kecamatan Burneh. ”Pelaku masuk ke jalan-jalan perkampungan yang di sekitarnya  terdapat banyak sawah. Pelaku  akhirnya tidak bisa lari lagi karena terkepung,” ujarnya.

Begitu pelaku ditangkap, imbuh Bidarudin, anggota satlantas menghubungi Satreskrim Polres  Bangkalan untuk dilakukan  proses hukum. ”Saat ini pelaku berada di tahanan polres,” ungkapnya. Motor milik pelaku juga diamankan polisi.  Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 4e KUHP.  Moh. Ansori dan Alwi terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • Dua jambret di bangkalan masuk bui
  • nyrondung bangkalan
  • Penangkapan d arosbaya