Mencuri Pakai Motor Dinas

Pelaku Curanmor Babak Belur Dimassa

PAMEKASAN – Kendaraan dinas tidak selalu digunakan apa ratur sipil negara (ASN) untuk kepentingan masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat, pencuri pun bisa memanfaatkan aset negara itu untuk kepentingan dirinya.

Itu dilakukan oleh Sigit Andawira, 26, warga Desa/Kecamatan Pakong, Pamekasan. Pelaku pencurian kendaraan  bermotor (curanmor)  ini menggunakan sepeda motor dinas milik penyuluh lapangan KB, saat mencuri motor  warga di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, pada Jumat  malam (9/4).

Honda Supra X 125 pelat merah bernopol M 2543 AP itu dibawa pelaku untuk mencuri sepeda motor Yamaha Xeon hitam milik Ahmad Munawar Kholil, 38. Warga akhirnya berhasil menangkap Sigit. Kemudian  menghajarnya ramai-ramai hingga babak belur.

Ketika sudah lemas dan tidak berdaya, anggota polsek datang mengamankan pelaku. Menurut keterangan Kanitreskrim Polsek Pademawu Iptu Y. Indramoko, pelaku  menjalankan aksinya sesudah Isya’, yakni sekitar pukul 19.00.

Sepeda motor yang menjadi target sedang diparkir di samping toko pemilik motor. Bahkan, pelaku berhasil merusak  lubang kunci kontak sepeda  motor korban dan menaikinya. Apes, di saat bersamaan, pemilik sepeda motor masuk  ke tokonya untuk mengambil   uang dan rokok.

”Saat itulah aksi pelaku ketahuan. Sontak, pemilik sepeda motor berteriak maling,” kata  Indramoko kepada wartawan kemarin (9/4). Dalam hitungan detik, warga pun berdatangan lalu mengejar pelaku. Setelah sempat kejar-kejaran, akhirnya pelaku  berhasil ditangkap di jalan raya  Desa Pademawu Barat.

Tanpa belas kasihan, massa langsung menggebuki pelaku hingga babak belur. Beruntung, anggota Polsek Pademawu segera datang. Lalu menyelamatkan Sigit dengan  membawanya ke mapolsek. Itu pun, warga masih datang  ke polsek dan mendesak Sigit dilepas untuk dihakimi warga.

”Demi keamanan, akhirnya kami kirim tersangka ke polres,” jelasnya. Indra menjelaskan, sesuai pengakuan tersangka, saat menjalankan aksinya dia tidak sendirian. Pelaku mencuri  sepeda motor bersama temannya berinisial R, 17.

Tetapi,warga Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong itu berhasil kabur sebelum ditangkap warga. R berhasil kabur karena mengendarai sepeda motor dinas yang dibawa sebelum mencuri. Sedangkan, Sigit membawa sepeda motor hasil curian.

Warga memang fokus mengejar sepeda motor yang dicuri  pelaku. Kasubbaghumas Polres Pamekasan  AKP Osa Maliki  menambahkan, pelaku dan  sepeda motor yang digunakan  tersangka sudah diamankan di mapolres.  ”Kami akan minta keterangan   pemilik sepeda motor dinas,  kenapa bisa dibawa pencuri motor,” ujar Osa.

Sepeda motor pelat merah itu berhasil disita di rumah nenek Sigit. Sementara R tetap dalam pengejaran polisi. Dikonfirmasi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Pamekasan M. Musyafak  mengaku, belum tahu informasi tersebut. Dia juga mengaku, tidak hafal satu per satu kendaraan dinas yang digunakan penyuluh lapangan KB. ”Nanti kami cek dulu,” singkatnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • maling di pamekasan