Mantap, Gran Fondo Siap Digeber

BANGKALAN – Event internasional Gran Fondo East Java 2016 yang diadakan Jawa Pos Cycling siap digeber. Kegiatan akbar yang menyedot perhatian publik tersebut menjadi satu-satunya event bersepeda yang melewati jembatan terpanjang se-Asia Tenggara.

Jembatan Suramadu menjadi magnet tersendiri bagi setiap peserta yang ingin mengikuti event tersebut. Terbukti, peserta dari 40  kota dan mancanegara sudah mendaftar. Pendaftaran ditutup pada 17 September 2016.  Panitia ingin membuktikan kepada publik bahwa Jawa Timur, khususnya Madura–salah satu tempat diselenggarakannya Gran Fondo Jawa Pos East Java 2016– memiliki potensi melimpah.

Direktur Utama PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda sudah mempresentasikan event yang bakal digelar pada 8 Oktober  2016 itu di Spanyol dan Italia.  Bupati Bangkalan RK Muh.  Makmun Ibnu Fuad memberi perhatian serta dukungan tehadap event olahraga dan pariwisata tersebut.

Bupati telah meeting dengan Jawa Pos untuk memantapkan kegiatan akbar tersebut. ”Kami sangat welcome. Event Gran Fondo Jawa Pos East Java 2016 ini sangat berguna bagi kita semua,” ujar Ra Momon kemarin (22/9). Dia berharap, Gran Fondo menjadi event tahunan dan yang  menjadi tuan rumah adalah Bangkalan.

Kegiatan tersebut merupakan perpaduan antara olahraga sepeda dan pariwisata. Harapannya, Bangkalan semakin dikenal publik. ”Sehingga investor bisa melihat bahwa Bangkalan menyimpan banyak potensi yang bagus untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Dandim 0829 Bangkalan Letkol (Inf) Sunardi Istanto mendukung penuh karena kegiatan yang digelar Jawa Pos Cycling itu sangat positif bagi Bangkalan ke depan. Apalagi,  event tersebut merupakan event internasional. ”Peserta dari luar negeri dan pencinta sepeda nasional akan datang untuk melihat Bangkalan,” katanya.

Event tersebut merupakan kesempatan untuk bersilaturahmi dan bisa digunakan sebagai media promosi pariwisata Bangkalan. Apalagi ada dua pit stop di Bangkalan, yakni  Kecamatan Klampis dan Tanah Merah. ”Di setiap pit stop, potensi wisata Bangkalan akan  ditampilkan sehingga dapat membuka wawasan seluruh  pihak,” ucap Istanto yang siap menurunkan pasukannya demi meramaikan dan mengamankan event Gran Fondo.

Departemen Event Jawa Pos Whisnu menjelaskan, kuota 500 peserta sudah terpenuhi. Izin menggunakan Jembatan Suramadu juga sudah turun dari  Kementerian PU. Untuk menyempurnakan event tersebut, pada Sabtu (24/9) panitia akan melakukan simulasi di rute yang  akan dilewati peserta.

”Direktur utama kami (Azrul Ananda, Red) akan melaku kan simulasi secara langsung ke Bangkalan. Mas Azrul akan bersepeda bersama 50 orang,”  ujarnya. Event bersepeda dengan melewati jembatan sepanjang  enam kilometer itu akan menjadi  sejarah baru di Indonesia.  Wishnu berharap, Gran Fondo berlangsung lancar dan sukses.

”Semua aspek sudah kami matangkan. Para peserta sangat antusias. Jadi tinggal menunggu hari pelaksanaan. Event ini kesempatan yang langka. Mari ramaikan,” ajaknya bersemangat. (radar)