Mancing, Remaja Tewas di Waduk

SUMENEP – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, kemarin  (7/3). Mas’udi, 21, remaja setempat, tewas tenggelam di waduk. Berdasar identifikasi polisi, korban meninggal  karena kecelakaan.

Tim-medis-memeriksa-kondisi-fisik-Mas’udi-yang--meninggal-karena--tenggelam--di-waduk--Desa-Batang---Batang-Laok,-Kecamatan-Batang-Batang,--Sumenep,-kemarin

Sekitar pukul 10.30, mayat korban  dibawa ke kediamannya yang tak  jauh dari waduk. Sebelum meninggal, Mas’udi bersama dua adiknya memancing ikan sekitar pukul 09.00 di  waduk Desa Batang-Batang Laok. Mereka tidak bisa berenang. Kira-kira 30 menit berada di waduk, Mas’udi mandi.

Sambil mandi, dia memegang pelepah pisang di sekitar waduk. Tak lama kemudian, remaja lulusan SMA itu terlepas dari pelepah pisang.  Lalu, Mas’udi tenggelam. Sementara kedua adiknya, yakni  Mahsuni, 19, dan Rifki, 16, tidak bisa berenang sehingga tidak dapat menolong korban.

Mahsuni dan Rifki memilih mencari bantuan warga di  sekitar waduk. Warga pun ramai-ramai melakukan pencarian. Sekitar  satu jam pencarian dilakukan. Tapi, korban tak kunjung ditemukan. Baru pada pukul 10.00, Mas’udi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Fathorrahman, 24, tetangga korban, menuturkan, warga yang melakukan pencarian cukup banyak. Namun, pencarian  sulit karena kedalaman waduk sekitar 3 meter. ”Apalagi air di waduk terus bergerak  sehingga korban tidak cepat ditemukan,” ungkapnya.

Waduk tempat korban tenggelam  itu merupakan tempat penampungan air hujan.  Air digunakan untuk keperluan pertanian dan mandi  saat musim kemarau. Selama  musim penghujan, jarang ada  orang mandi di waduk itu. Anak-anak sekitar biasanya memanfaatkan waduk tersebut sebagai tempat memancing.

Kapolsek Batang-Batang AKP Sutrisno menyatakan, beberapa  anggota polisi diturunkan guna  membantu pencarian korban. Identifikasi awal, korban meninggal murni karena kecelakaan  tenggelam di waduk. Sebab, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh  jenazah Mas’udi. ”Murni kecelakaan.  Makanya, jenazah  korban langsung kami serahkan  kepada pihak keluarga,”  terangnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • carok madura banyuates 8-3-2016