Maling Gondol Motor Mahasiswi di Bangkalan

Curanmor di Kawasan Kampus Terus Terjadi

BANGKALAN – Pelaku pencurian motor tak juga jera. Wilayah Kecamatan Kamal, khususnya Desa Telang, tetap menakutkan bagi warga dan mahasiswa. Pasalnya, aksi begal dan curanmor hingga kini terus saja terjadi di desa tersebut.

Polisi diharapkan bekerja ekstra agar tidak kecolongan. Kasus curanmor terbaru terjadi pada Jumat (16/9). Motor milik Eurika Kamila Sari, 22, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dicuri di rumah kos sekitar pukul 16.00.

Lokasi pencurian yaitu di kawasan Perumahan Telang Indah Gang I. Motor korban yang dibawa kabur pencuri yakni Honda  Beat nopol S 6380 MW. Saat kejadian, mahasiswi asal Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Lamongan itu berada di dalam kamar kos.

Dia mengaku tidak mengetahui atau curiga motor miliknya akan hilang, Sebab, motor terparkir di dalam rumah kos. ”Saya keluar kamar kos sekitar pukul 20.30, ternyata sepeda motor sudah tidak ada,” kata Eurika kemarin (17/9). Dia kaget motor yang sebelumnya terparkir rapi sudah raib.

Beberapa saat kemudian, mahasiswa dan warga sekitar berkerumun di rumah kos tersebut. Tak lama setelah itu, sekitar pukul 21.30, polisi datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  Eurika mengaku trauma dengan maraknya aksi begal dan  curanmor di wilayah kampus UTM dan Kecamatan Kamal.

Selain curanmor tidak berhasil ditangkap polisi, pelaku curanmor semakin berani menjarah motor milik mahasiswa dan  warga. ”Saya sangat berharap  motor saya bisa kembali. Saya  bingung harus bilang apa sama orang tua,” ucapnya sedih.

Sebelum pulang ke rumahnya  di Lamongan, dia akan melapor ke Polsek Kamal. Tujuannya, agar polisi menangkap pelaku curanmor. Dia menginginkan situasi di Desa Telang tidak terusik oleh aksi kejahatan yang merugikan. ”Keamanan rumah  kos yang ditempati mahasiswa harus ditingkatkan,” ujarnya.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin mengatakan, Polda Jatim sudah menyiapkan anggota Brimob untuk mengawasi daerah rawan kriminal,  tak terkecuali di sekitar kampus UTM. ”Kami ingin mencegah aksi kriminal agar tidak ada korban. Kalau tidak bisa menangkap  pelaku kriminal, paling tidak ya mencegah,” katanya.

Dia berjanji akan menindaklanjuti kasus curanmor yang dialami Eurika. Bidarudin mengimbau kepada mahasiswa agar menjadi polisi bagi diri sendiri. ”Supaya pelaku kriminal tidak dengan mudah melakukan curanmor. Jika sudah dilaporkan ke polisi, kami pasti berupaya menangkap pelaku,” tegasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • maling gondol motor mahasiswi
  • artikel tentang kasus pencurian motor di daerah kampus utm bangkalan
  • Pencurian kamera mahasiswa ditangkap di bangkalan madura
  • pencuri kamera di kamal
  • maling di bangkalan
  • mahasiswi bangkalan
  • kasus pencurian kamera di bangkalan
  • berita telang indah
  • asal mula pamellengan
  • radar madura berita terbaru tentang pencurian kamera milik indahna