Lumpuhkan Pelaku Curanmor Antarkota

SAMPANG – Pekan pertama 2016, Polres Sampang berhasil mengungkap sejumlah tindak kejahatan. Di antaranya, meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penipuan, dan pengedar narkoba.  Pencurian melibatkan pelaku yang kerap beraksi  di beberapa kota di Jawa Timur.

Kapolres-Sampang-AKBP-Budi-Mulyanto-didampingi-Kasatreskrim-AKP-Hari-Siswo-membeberkan-barang-bukti-dan-tersangka-kemarin.

Curanmor terjadi di halaman  parkir Indomaret Jalan KH Wahid   Hasyim, Kelurahan Gunung Sekar, Kota Sampang, Minggu  (3/1). Saat itu, Abdul Malik   bersama kakaknya, Syamsudin,  memarkir sepeda motor. Lalu, Malik masuk ke Indomaret untuk  mengambil air.

Sedangkan kakaknya menyiapkan bahan  untuk berjualan jus tak jauh  dari sepeda motornya.  Tiba-tiba, orang tak dikenal  langsung membawa motor Honda Vario 125 eSP bernopol  M 4025 HU milik Malik yang diparkir tersebut. Kebetulan  kunci kontak masih menggantung  di motornya.

Tak berselang lama, Malik membuntutipelaku dengan meminjam motor karyawan Indomaret. Sayang, Malik tidak berhasil menangkap pelaku. Dia kemudian melapor ke Polres Sampang. ”Alhamdulillah dalam kurun waktu yang tidak  terlalu lama, bisa terungkap,”  kata Kapolres Sampang AKBP  Budi Mulyanto kemarin (7/1).

Dia mengungkapkan, tersangka dalam kasus itu merupakan spesialis  curanmor antarkota. Yakni, Siswanto, 34, warga Dusun Punggul,  RT/RW 03/02, Kecamatan  Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.  Karena berusaha kabur  saat dikejar petugas, Siswanto terpaksa dilumpuhkan dengan  timah panas.

Kapolres menerangkan, pelaku  sering melancarkan aksinya. Di  hadapan wartawan, pelaku mengaku  baru kali pertama mencuri  di Kota Bahari. Sebelumnya, dia  juga pernah beraksi di Sidoarjo  dan Surabaya. ”Kalau di Sampang  hanya sekali. Di Surabaya tiga kali,” tuturnya.

Kasatreskrim Polres Sampang  AKP Hari Siswo mengatakan,  pelaku beraksi di beberapa kabupaten  di Jawa Timur. Cara mendapatkan hasil curian, biasanya muter-muter untuk mencari sasaran. ”Pelaku bertempat tinggal di Surabaya, asli Sidoarjo. Pelaku hunting. Kalau ada sasaran dan kesempatan baru melakukan aksi,” terangnya.

Pelaku melanggar Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Akibat perbuatannya, Siswanto terancam hukuman tujuh tahun penjara. Polres Sampang juga berhasil  meringkus tersangka penipuan  Rabu (6/1).

Kasus tersebut terjadi di Jalan Imam Bonjol Baru,  Kelurahan Dalpenang, Kota  Sampang, sekitar pukul 15.00. Polisi menetapkan Mahlul, 20, warga Desa Tattangoh, Kecamatan  Proppo, Pamekasan, sebagai  tersangka. Pelaku menipu Rustiana,  17, warga Desa Konang,  Kecamatan Galis, Pamekasan.

Modus yang dilakukan dengan membujuk korban jalan-jalan untuk  membeli baju. Setelah sampai  di Sampang, pelaku merampas barang-barang berharga korban.  Barang bukti yang berhasil dikumpulkan berupa sepeda motor Honda Vario bernopol M 6947 BF, handphone, dan perhiasan. Pelaku mengaku melakukan aksinya karena kesal. Sebab, saat diajak  jalan-jalan selalu minta diantar  pulang. (radar)