Headline|21 Juli 2013 11:08 am

Komunitas Musang Lover’s Indonesia (MLI)

Tepis Nilai Negatif, Musang Bisa Hasilkan Uang

KOTA-Tidak banyak yang tahu bahwa selain musang diburu warga, ternyata ada sekelompok warga yang sangat mencintai musang. Bahkan, para pencinta musang ini membentuk suatu komunitas Musang Lover’s Indonesia (MLI). Adanya komunitas itu diketahui ketika MLI Region Sumenep menggelar gathering di Taman Adipura Sumenep, minggu lalu. Acara yang rutin digelar tiap Minggu itu, anggota MLI membawa musang ke Taman Bunga Sumenep.

Beraneka macam musang yang mereka bawa, mulai dari yang lucu dan penurut terhadap pemiliknya. Kegiatan itu dilaksanakan untuk melestarikan serta ingin menepis penilaian negatif terhadap musang. Selama ini, musang dinilai sebagai hama atau perusak sehingga sering diburu petani. Nah, MLI melakukan sosialisasi bahwa musang dapat dipelihara dengan baik dan menguntungkan.

Para pencinta musang bukan hanya laki-laki saja, akan tetapi dari kaum hawa juga banyak yang telah memelihara musang. Bahkan para srikandi yang senang memelihara musang sudah masuk dalam MLI Sumenep, sehingga pencinta musang sudah mulai merata meskipun baru terbentuk. Ketua MLI Region Sumenep Juniarto mengatakan, musang juga bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan layaknya kucing dan anjing.

Bahkan sangat bermanfaat bagi petani kopi, yakni dengan memproduksi kopi luwak yang kualitas dan rasanya sudah diakui secara nasional. ”Musang juga bisa dijadikan peliharaan layaknya kucing dan anjing. Selain itu juga sangat bermanfaat bagi petani kopi, sekarang kan kopi luwak sudah terkenal di Indonesia,” ungkap Juniarto, Dia menambahkan, selain perawatannya yang cenderung sederhana, musang juga mempunyai keunikan yang sering dikonteskan dalam berbagai even.

Karakter dari hewan ini juga bisa dibentuk, yakni dari omnivora menjadi herbivora jika dipelihara dengan baik. Ketua MLI berharap agar musang, khususnya di Sumenep bisa dilestarikan. Komunitas yang baru terbentuk kurang lebih empat minggu ini, kini beranggotakan 15 orang. ”Musang juga unik Mas, selain perawatannya gampang, juga sifatnya bisa diubah sesuai keinginan pemiliknya,” pungkasnya.

 MENUNGGU BESUK MAGRIB BERSAMA PECINTA MUSANG

PADA saat bulan Ramadan, ngabuburit tak hanya dilakukan dengan berjalan-jalan. Tetapi warga juga bisa mengunjungi para pencinta musang atau komunitas Musang Lover’s Indonesia Sumenep sambil lalu menunggu azan Magrib tiba. Taman Adipura Sumenep merupakan lokasi para pencinta musang berkumpul.

Di lokasi itulah para pencinta musang mulai dari kalangan dewasa, perempuan, dan anak-anak berbaur. Setiap minggu sore, para pencinta musang berkumpul di Taman Adipura. Kegiatan ini dilakukan tidak hanya ajang kumpul-kumpul, tetapi juga untuk menjaga silaturahmi antarpencinta musang. Jadi, selain menunggu beduk Magrib tiba, warga juga dapat melihat kelincahan dan keunikan musang di lokasi tersebut. (radar)

Berita yang terkait :

  • BERBAGAI macam cara dilakukan untuk menciptakan kebersamaan. Sebab, kebersamaan merupakan suatu keharusan bagi kaum muda di Pamekasan. Salah satunya dengan cara membentuk sebuah komunitas atau klub, seperti yang dilakukan pencinta motor matic di Pamekasan. Komunitas penc ...

  • KOTA- Para pencinta bonsai berkembang di wilayah Sumenep. Bahkan, kini sudah terbentuk sebuah komunitas bernama Bonsai Madura Community (BMC). Menariknya, anggota BMC rajin menggelar pertemuan untuk memperbarui model bonsai. Komunitas yang berdiri sejak Januari 2011 itu ...

  • KOTA-Warga pencinta binatang peliharaan terutama kucing dan anjing, sebaiknya mulai waspada. Sebab, akhir-akhir ini merebak virus yang dapat mematikan hewan-hewan pemeliharaan tersebut. Virus yang kerap menyerang kucing dan anjing yaitu, calisi dan panro. Menurut dr Silv ...

  • BANYAK orang mengira suatu komunitas motor atau gerombolan yang terdiri dari puluhan orang bahkan lebih akan membahayakan bagi orang-orang tertentu. Sebut saja gerombolan geng motor yang sempat meresahkan warga Medan pada bulan lalu. Padahal, berdirinya suatu komunitas t ...

  • Dilaksanakan di 15 Kota secara Serentak KOTA-Tak ingin ketinggalan dengan kemeriahan Ramadan, Wingsfood menggelar kirab beduk 2013. Acara digelar di 15 kota secara serentak, termasuk di Sumenep. Acara yang dilaksanakan di depan Taman Adipura itu, menjadi perhatian warga ...

Komentar

Comments

Comments are closed