Kapal Karam, 14 ABK Diselamatkan Nelayan

SUMENEP – Kecelakaan laut terjadi di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, pada Jumat (30/9). KM Nagoya mengalami kebocoran di bagian kamar mesin. Akibatnya, kapal yang memuat 14 anak buah kapal (ABK) itu tenggelam.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas  tersebut. Seluruh ABK berhasil diselamatkan. Namun, badan kapal yang hendak diperbaiki (docking) itu tidak bisa diselamatkan karena tenggelam ke dasar laut. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Jumat sekitar pukul 05.00, KM Nagoya berlayar dari Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, menuju Lamongan.

Kapal tersebut hendak diperbaiki. Kapal tersebut memuat 14 ABK. Yakni, Sodiq sebagai nakhoda, Saipul yang berperan sebagai muallim I, dan Mochamad Gandhi sebagai muallim II. Kemudian, Agus sebagai masinis I dan Donald Daud sebagai kepala kamar mesin.

ABK lainnya yakni Gurus S sebagai masinis II dan Deni A sebagai  markonis. Selanjutnya, Evin EP  berperan sebagai juru mudi serta M. Soni Irawan, Nova DR, Syamsul Ariin, Riski Topan, Mamyuni, dan Moh. Risqi. Pukul 15.00, kapal yang dinakhodai Sodiq itu melintas di perairan Pulau Sapudi.

Lalu terjadi kebocoran di kamar mesin. ABK mengetahui kebocoran itu. Para ABK sempat menyumbat lubang untuk menutup air yang masuk ke lambung kapal.  Namun, upaya tersebut gagal.  Air yang masuk ke lambung kapal sangat deras sehingga sulit disumbat.

Perlahan, air menggenangi seluruh lambung kapal. Seiring itu, ABK mencari tempat aman sambil lalu mencari pertolongan. Tidak lama kemudian, Mashuda,  nelayan Pulau Sapudi melintas di sekitar kapal yang hendak karam itu. Para ABK berteriak meminta pertolongan. Tanpa menunggu  lama, perahu kayu yang ditumpagi Mashuda merapat ke badan kapal berukuran jumbo itu untuk menyelamatkan ABK.

Sekitar pukul 17.45, seluruh ABK berhasil dievakuasi. Mereka dibawa ke rumah Mashuda di Desa/Kecamatan Gayam. Kemudian, Mashuda melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Gayam.  Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora membenarkan peristiwa itu. Bahkan, dia  bersama personel polisi lainnya  meninjau langsung lokasi kapal.

”Bagian belakang kapal sudah 30 persen tenggelam,” katanya. Pinora memastikan, seluruh ABK selamat. Mereka berada di rumah warga Pulau Sapudi untuk  sementara waktu sebelum kembali ke rumah masing-masing. ”Tidak ada korban jiwa,” tandasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • dp bbm abk kapal
  • kapal yg tenggelam dipulau spudi