Kades Guluk-Guluk Diberhentikan Sementara

SUMENEP – Pemkab Sumenep segera mengambil langkah cepat. Penetapan tersangka Kades Guluk-Guluk Iqbal bin Muhtar diharapkan tidak mengganggu roda pemerintahan. Pemerintah segera menerbitkan surat pemberhentian sementara.

Iqbal menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep terhitung sejak Kamis (15/9). Dia jadi tersangka  dalam dugaan penyimpangan bantuan beras miskin  (raskin). Kasus ini dilaporkan pada Desember 2014.  Kabag Pemdes Setkab Sumenep Ali Dafir mengatakan,  surat keterangan (SK) pemberhentian sementara Iqbal  segera dibuat.

Itu setelah pihaknya memegang salinan putusan dari kejaksaan bahwa yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. ”Dasar kami membuat SK pemberhentian sementara, ya harus ada salinan putusan dari kejaksaan. Yang jelas, pasti diproses,”  ujarnya kemarin (16/9).

Mantan camat Batuan itu menjelaskan, secepat mungkin pihaknya bakal berkirim surat ke kejari untuk meminta salinan penetapan tersangka. Tujuannya, agar cepat ditindaklanjuti. Tanpa dasar itu, pihaknya tidak berani memberhentikan sementara.

”Ke depan, yang menjalankan roda pemerintahan di Desa Guluk-Guluk adalah Sekdesnya,” kata Dafir. Meski Iqbal tidak lagi menjabat sebagai Kades Guluk-Guluk, roda pemerintahan di desa tidak boleh vakum. ”Ya,  tetap berlanjut, tidak boleh tidak,” ucapnya.

Jika Iqbal tidak terbukti bersalah, SK pemberhentian sementara otomatis dicabut. ”Sebaliknya, kalau terbukti bersalah dan itu inkracht, langsung diberhentikan tetap,” jelasnya. Keputusan itu mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) 31/2014 tentang Petunjuk  Teknis Perda 8/2014 tentang  Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Apabila Kades jadi tersangka tindak pidana korupsi, harus diberhentikan sementara. ”Itu sudah amanah dalam perbup yang tidak bisa ditawar lagi,” paparnya. Subli Bengal selaku pelapor mengapresiasi kinerja penyidik kejaksaan yang telah menetapkan Iqbal sebagai tersangka.  Sebab, kasus itu sudah bergulir hingga dua tahun.

”Kejaksaan harus berani memberantas para pencuri uang rakyat. Kalau perlu yang terlibat juga diusut hingga tuntas,” pintanya. Sebelumnya, Kejari Sumenep  meneriksa Iqbal di ruang kasipidsus selama empat jam. Saat itu dia langsung ditetapkan  sebagai tersangka dan digelandang ke rutan. Iqbal dua kali mangkir. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • maling sapi guluk-guluk di tahan