Jembatan Penghubung Desa Roboh

BANGKALAN – Jembatan di Desa Ketetang, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, ambruk sejak Sabtu (27/2). Hingga kemarin (29/2), satu-satunya jembatan penghubung ke  Dusun Koalas, desa setempat itu, belum diperbaiki.  Komar, 36, warga Desa Ketetang, menuturkan, jembatan itu ambruk dua kali. Yang paling parah terjadi dua hari lalu.

Warga-tetap-melewati-jembatan-roboh-di-Desa-Ketetang,-Kecamatan-Kwanyar,-Bangkalan,-kemarin.

”Jembatan ini penghubung  utama ke desa lain,” katanya. Berbagai cara dilakukan warga agar jembatan ambruk tersebut tetap bisa dilewati. Namun, keselamatan warga yang melintas di jembatan itu tidak terjamin. ”Warga gotong royong naruh bambu sebagai  pegangan di jembatan,” ujarnya.

Komar berharap, jembatan segera diperbaiki pemerintah. Sebab, jembatan  yang ambruk itu membuat aktivitas warga terganggu. ”Kami berharap, jembatan ini segera diperbaiki,”   ucapnya. Kepala Desa (Kades) Ketetang Moh. Hafid menyampaikan, kali pertama jembatan tersebut ambruk sekitar setengah bulan  lalu. Tapi, saat itu jembatan masih bisa dilewati.

”Ini akibat bencana alam. Beton bawahnya tergerus banjir sehingga ambruk,” ungkapnya. Sebelum jembatan ambruk, hujan deras selama dua hari berturut-turut. Setelah hujan reda, warga melihat jembatan sudah ambruk. Hafid mengatakan, jembatan itu sudah cukup  tua.

”Pembangunan jembatan sama sekali tidak memakai besi beton. Makanya mudah ambruk,” ujar dia.  Pihaknya mengaku telah  menimbun jembatan yang ambruk itu dengan batu. Tujuannya,  agar warga tetap bisa lewat. ”Saya sudah kirim surat  ke kecamatan dan kabupaten terkait jembatan yang rusak  ini,” tukas Hafid.

Secara terpisah, Kabid Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga  Bangkalan Roniyun menyatakan,  perbaikan jembatan ambruk di Desa Ketetang itu tidak bisa dianggarkan tahun ini. Sebab, saat ini anggaran menjadi dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Semestinya, kata Roniyun, Kades menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Bangkalan tembusan kepada bupati dan dinas PU bina marga terkait bencana alam yang mengakibatkan jembatan rusak. Sebab, jika tidak melalui anggaran bencana, pihaknya sulit memperbaiki jembatan. (radar)