Jembatan Ambruk, Transportasi Lumpuh

SAMPANG – Jembatan di Dusun Panaro’an, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Sampang, ambles kemarin (13/4). Jembatan tua itu menyisakan lubang selebar sekitar tiga meter. Akibatnya, transportasi di Desa Noreh lumpuh total.

Kendaraan roda dua, apalagi roda empat, tidak bisa melintas. Seluruh badan jembatan ambruk tanpa sisa. Beruntung saat jembatan ambruk tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tak menelan korban. Moh. Gufron, 40, warga Desa Noreh, menyampaikan, jembatan putus sekitar pukul 24.00.

Sebelumnya,  yakni sejak pukul 18.00, jembatan memang tidak dilalui karena sudah ada tanda-tanda akan roboh. Warga sekitar langsung menghentikan kendaraan yang hendak melintas di jembatan itu. Sebab jembatan membahayakan kendaraan yang melintas.

Apalagi di lokasi gelap pada malam hari karena tidak ada lampu penerangan. Sebenarnya, tanda-tanda kerusakan jembatan sudah terlihat sejak sebulan yang lalu. Dan seminggu terakhir ini kerusakan semakin parah. Pemicunya, ada truk besar melintas di jembatan itu. Padahal kondisi jembatan sudah retak.

”Nah, pas terjadi hujan lebat, jembatan itu ambruk,” kata Gufron. Jembatan ambruk itu merupakan jalur utama di Kecamatan Sreseh. Karena jembatan rusak, kendaraan roda dua harus melintas melalui jalan desa. Namun jaraknya cukup jauh karena memutar.

Sementara kendaraan roda empat tidak bisa keluar dari Desa Noreh karena kesulitan melintasi jalur alternatif. Jalan desa di sekitar lokasi rusak parah. Hingga kemarin siang, warga masih siaga di lokasi. Warga setempat menjaga kendaraan agar tidak melintas di jalur tersebut. Selain itu, warga memberi rambu-rambu yang terbuat dari bambu.

Warga menyarankan kendaraan yang hendak masuk ke Desa Noreh putar balik. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Wisnu Hartono belum ke lokasi jembatan ambruk. Alasannya, dia mendengar informasi lisan dan belum menerima laporan secara tertulis.

Jika benar, sambungnya, jembatan ambruk akan ditangani pemerintah. Nanti bupati Sampang akan merekomendasi instansi terkait untuk menangani jembatan tersebut. Namun masalahnya, hingga kemarin sore belum ada laporan tertulis mengenai jembatan.

Sementara itu, Camat Sreseh Misdawi mengaku sudah melaporkan ambruknya jembatan. Laporan dilakukan sejak kemarin pagi ke Dinas PU Bina Marga Sampang. ”Dulu jembatan itu pernah diperbaiki kecil-kecilan. Makanya sekarang ambles,” katanya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • carok di desa bator
  • carok di sereseh bangkalan
  • contoh laporan tertulis tentang ambruknya jembatan/
  • contoh transportasi karena jembatan roboh
  • gunong ambruk d madura
  • Jembatan sreseh sampang madura
  • pawarta jembatan ambruk
  • pawarta tentang transporrasi
  • rencana jembatan sreseh sampang