Investor Tiga Negara Lirik Wisata Kepulauan

SUMENEP – Potensi wisata kepulauan disebut-sebut diminati investor luar negeri. Pemkab Sumenep menerima tamu dari Turki, Malaysia, dan India beberapa waktu lalu. Tamu dari tiga negara itu berminat menanamkan modal pengembangan wisata kepulauan.

Hanya, hingga kemarin (11/4), belum ada seorang pun investor dari tiga negara itu yang memutuskan berinvestasi. Pertimbangannya, menunggu hasil kajian tim yang mereka bentuk. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep  Sufiyanto menyatakan,  investor luar negeri yang hendak  mengembangkan wisata kepulauan tengah dibicarakan.

Tapi, pemkab tidak ingin  menyia-nyiakan ketertarikan para pemodal itu. Pemkab berupaya menyuguhkan dan menawarkan  potensi wisata sebaik mungkin.  Menurut Sufiyanto, jika investor menanamkan modal, pengembangan wisatakepulauan di Sumenep bisa lebih cepat.

Investasi luar negeri akan  diarahkan pada pembangunan fasilitas wisata. Sebab, pembangunan fasilitas membutuhkan modal banyak. ”Saya diamanati oleh Bapak Bupati A. Busyro Karim untuk tidak gagal menggaet investor,” kata Sufiyanto kemarin.

Mantan Kabaghumas Setkab Sumenep itu melanjutkan, potensi wisata sudah ada, tinggal menjaga kondisivitas masyarakat. Salah satu pertimbangan investor menanamkan modal adalah kondisi keamanan masyarakat. Karena itu, dia berharap, masyarakat menjaga kondusivitas. Datangnya investor akan berdampak positif pada perekonomian  masyarakat.

”Semoga investor dari tiga negara ini tidak gagal,” ucapnya. Ketua Komisi IV DPRD Sumenep  Moh. Subaidi mengatakan,  legislatif tengah mengggodok pengembangan wisata. Sebab, wisata akan mendorong daerah menjadi lebih mandiri  dari segi ekonomi.  Dia berjanji bakal membantu  pengembangan wisata kepulauan.

Bukan hanya pulau yang terkenal seperti Gili Labak dan Giliyang, melainkan juga pulau-pulau yang lain. Bila pariwisata berkembang, ekonomi masyarakat bakal meningkat. Pada gilirannya, pendapatan asli daerah (PAD)  Sumenep pun akan terkerek. ”Sumenep pasti bisa maju,” katanya. (radar)