Headline News:

Induk BUMD Tolak Laporan PT SMP

Buntut Kejanggalan Pembelian SPBE


 SAMPANG-Dugaan mark-up dana dalam berbagai kegiatan di PT Sampang Mandiri Perkasa (SMP) semakin menguat. Hal itu seiring dengan sikap PT GSM (Geliat Sampang Mandiri) yang menjadi induk BUMD di Sampang menolak mentah-mentah laporan keuangan PT SMP (Sampang Mandiri Perkasa). Penolakan itu terjadi pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT SMP dengan PT GSM.

Penolakan berbagai laporan itu diduga erat kaitannya dengan pengelolaan keuangan yang banyak terjadi kejanggalan di PT SMP. Seperti pembelian SPBE yang mencapai Rp 10 miliar lebih. Selain itu, pengerukan tanah yang digelontorkan dengan dana sebesar Rp 4 miliar lebih. Tidak hanya itu, pembelian sejumlah mobil dengan duit sebesar Rp 3 miliar juga menjadi salah satu penyebabnya.

”Ya benar ditolak oleh GSM atas nama pemerintah, laporan program kerja tahun 2012 dan program kerja tahun ini semuanya ditolak. Penolakan itu kemarin malam saat RUPS,” ucap M. Hasan Ali selaku Direktur Utama PT GSM kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (23/5). Hasan Ali mengakui, alasan penolakan itu tidak terlepas dari berbagai program kerja PT SMP yang selama ini terkesan berjalan sendiri.

”Semua kegiatan PT SMP itu jalan sendiri, tidak pernah melapor kepada kita atau melakukan diskusi dan tidak pernah melibatkan pemegang saham dalam hal ini pemerintah. Padahal, ada tahapannya,” tuturnya. Beberapa kegiatan yang dipersolkan, lanjut Hasan, adalah pembelian SPBE, pengerukan tanah dan pembelian mobil yang mencapai miliaran rupiah.

”Itu semua kita tidak pernah tahu, tahunya pada saat RUPS dan beredar di media dan harganya pun kita juga tidak pernah tahu,” terangnya. Lebih lanjut dia menuturkan, sebelum dilanjutkan laporan hasil kegiatan itu, PT SMP harus bertanggung jawab dan melakukan audit atas semua kegiatan. ”Kenapa bisa seperti itu, betul apa nggak dan sebagainya,” kata Hasan. Direktur Utama PT SMP Muhaimin membantah jika laporan terkait kegiatan di perusahaan yang dipimpinnya ditolak.

Muhaimin berdalih masih menunggu hasil audit PT GSM dan PT Asa Perkasa. ”PT Asa Perkasa sebagai pemegang saham sedang melakukan audit, begitu pun PT GSM juga meminta melakukan audit,” tuturnya. Dengan kata lain, lanjut Muhaimin, khusus laporan keuangan di PT SMP ditunda sampai hasil audit dari pemegang saham dinyatakan selesai hingga tuntas. ”Jadi bukan ditolak, tapi masih menunggu hasil audit,” dalihnya. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • contoh rencana kerja bumd kabupaten
  • lowongan kerja 2014 BUMD di sampang madura
  • lowongan kerja bumd kab sumenep november 2014
  • lowongan pt sampang mandiri perkasa
  • pawarta tentang smp

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com