Gol Junior Buyarkan Kemenangan Persik

BANGKALAN – Madura United FC hanya bermain imbang 1-1  dalam uji coba melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (24/9). Meski tidak menang, hasil itu disambut positif oleh tactician Laskar Sape Kerrap, Gomes de Olivera.

Sebab,  Fabiano Beltrame dan kawan- kawan bermain sangat baik.  Pelatih asal Brasil itu mengatakan, selama 2×45 menit anak  asuhnya bermain cukup baik. Secara umum, penampilan anak-anak Madura lebih unggul dari lawannya. ”Kedua tim bermain  terbuka dan sama-sama berambisi untuk menang. Saya pikir kami menunjukkan permainan  yang lebih baik daripada Persik,”   ujar Gomes.

Dari statistik permainan kedua tim, jelas Gomes, juga lebih unggul. Fabiano Beltrame dkk lebih banyak menciptakan peluang. Menurut catatan tim Jawa Pos  Radar Madura, Madura United   berhasil melepaskan 20 tembakan. Sementara lawannya hanya melakukan 6 tembakan.

”Ke depan kita harus lebih  tingkatkan lagi kekompakan,”  tutur pelatih 53 tahun itu. Dalam pertandingan tersebut,  skuad yang diturunkan oleh  Gomes berbeda. Pada babak pertama, Gomes memainkan tim inti. Sementara pada babak kedua dia memilih menurunkan  tim pelapis.

Dalam laga itu, tim kebanggaan masyarakat Madura kebobolan lebih dulu. Pemain Persik Kediri  Agung Suprayogi berhasil menjebol gawang madura United pada menit ke-54. Sementara gol penyeimbang Laskar Sape Kerrap dicetak striker anyar Guy Junior  Nke pada menit ke-60.

Gomes berharap, pemainnya harus lebih ight lagi. Sebab, dalam waktu dekat Madura United akan  menghadapi laga sesungguhnya.  Yakni, lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Pada  pekan ke-21, Madura United akan bertanding melawan Pusamania  Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (30/9).

”Tim Persik juga sangat baik, mereka mempunyai permain yang berpengalaman dan mereka merupakan tim yang solid. Persik bukan tim yang baru terbentuk,” ucap  Gomes. ”Yang jelas igthing spirit harus ditingkatkan, karena dalam  kompetisi resmi fightnya tentu berbeda,” tambahnya. (radar)