Gerhana Matahari Jadi Ajang Belajar Astronomi

SUMENEP – Gerhana matahari total (GMT) sangat jarang terjadi. Tercatat, fenomena alam itu pernah terjadi 33 tahun silam, tepatnya pada 11 Juni 1983. Nah, hari  ini (9/3) GMT berpotensi dapat dinikmati di Madura, tak terkecuali di Sumenep.

Anak-anak-SD-di-Sumenep-berlatih-memakai-kacamata-pelindung-untuk-melihat-gerhana-matahari-kemarin

Warga, terutama kalangan pelajar, mulai menyiapkan diri melihat GMT sejak kemarin (8/3). Sejumlah komunitas pencinta astronomi siap nonton bareng (nobar) fenomena alam tersebut. Sedikitnya seribu kacamata khusus melihat GMT dibagikan kepada masyarakat.

Bahkan, warga meminta lebih dahulu kacamata itu karena takut tidak kebagian. Nobar GMT dilaksanakan pagi ini pukul 06.21 di Jalan Lingkar Timur, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Ketua Gai’ Bintang Astronomi Klub  Januar Herwanto menyampaikan, fenomena GMT sangat jarang terjadi.

Butuh waktu puluhan tahun untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Karena itu, bersama teman-teman klub astronominya, dia ingin membagikan pengetahuan sederhana mengenai GMT kepada masyarakat. Pria yang juga gemar fotografi itu mengatakan, di Sumenep memang tidak dilintasi gerhana matahari total seperti di Bangka Belitung.

Tapi, GMT tetap bisa dinikmati dan sedikit memberikan ilmu tentang astronomi kepada masyarakat, khususnya pelajar. Menurut Januar, GMT akan melintas di Sumenep sekitar pukul 06.21 hari ini. ”Kami juga menyediakan tiga teleskop untuk melihat gerhana  matahari. Mari sama-sama melihat keindahan ciptaan  Tuhan,” ajaknya.

Pemahaman tentang astronomi penting diberikan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak gampang terpengaruh mitos. Kegiatan nobar GMT, kata dia, sudah diinformasikan ke sekolah-sekolah. Apalagi, sekolah libur saat fenomena gerhana matahari terjadi.

Sekolah libur karena Hari Raya Nyepi. Sementara itu, Takmir Masjid Jamik Sumenep akan menggelar salat gerhana matahari (Khusuf) pagi ini. Dalam spanduk berukuran besar yang dipasang di halaman Masjid Agung itu, salat Khusuf akan dilaksanakan pukul 06.21.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A. Shadik mengapresiasi kegiatan nobar gerhana matahari yang diprakarsai Gai’ Bintang Astronomi Klub. Dia menilai, acara tersebut dapat memberikan ilmu kepada masyarakat dan siswa. ”Kami berterima kasih kepada klub pencinta astronomi,” ucapnya. (radar)