Edarkan Sabu-Sabu, Pria Asal Sokobanah Ini Diciduk Polisi

SAMPANG – Polres Sampang berhasil menangkap pengedar narkoba Nur Pae bin Nasir. Warga Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan  Sokobanah, Sampang, itu diciduk polisi usai bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Diketahui, Nur Pae adalah nelayan. Dia ditangkap di jalan raya, Desa Sokobanah Daya, Minggu (18/9) sekitar pukul 19.00. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang  masuk Satnarkoba Polres Sampang. Informasi dari masyarakat, tersangka merupakan kurir SS dengan jumlah besar.

Karena itu, untuk membuktikan kebenaran, anggota satnarkoba melakukan pemantauan selama seminggu. Menindaklanjuti informasi  itu, polisi menyamar dengan  berpura-pura memesan narkoba kepada Nur Pae. Upaya aparat cukup berhasil. Nur Pae datang dengan membawa SS  4,29 gram.

Kini Nur Pae meringkuk di sel tahanan Mapolres Sampang. Dia ditetapkan sebagai tersangka pengedar narkoba. Barang bukti yang diamankan  dari tersangka yaitu sabu-sabu dengan berat kotor 4,29 gram,  satu unit handphone (HP), dan  Honda Vario nopol L 6939 JD.

Kapolres Sampang AKBP Toik Sukendar yang diwakili Kasubbaghumas Iptu Yusuf Rahman Sirait menjelaskan, tersangka  berhasil ditangkap setelah anggota satreskoba melakukan  penyamaran. ”Kami memancing tersangka untuk keluar,” tuturnya kemarin (19/9).

Perwira polisi dengan tanda pangkat pangkat dua balok emas dipundaknya itu menambahkan, pihaknya kini melakukan  pengembangan penyidikan.  Polisi membidik H (inisial) yang  diduga sebagai bandar narkoba. ”Identitas bandar kami kantongi. Saat ini kami proses pengejaran,”  tegasnya.

Tersangka Nur Pae mengaku sudah tujuh bulan menjadi  kurir narkoba. Paling sedikit, dia  membawa SS 3 gram dan paling banyak 10 gram. Dia menjadi  kurir narkoba karena kebutuhan  ekonomi. ”Kalau berhasil, saya  diberi upah Rp 100 ribu–Rp 200 ribu,” katanya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat  1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-  Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam  hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20  tahun atau denda paling sedikit  Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10  milyar. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • warga sokobanah sabu sabu narkoba
  • penangkapan sabu sokobenah tadi malam
  • bandar sabu sokobanah
  • penangkapan sabu sokobenah kemarin
  • Penangkapan sabu wanita asal sokobanah
  • polres sokobenah
  • sokobanah bandar sabu
  • sokobanah sabu sabu terbesar madura
  • tertangkapnya sabu di sokobanah
  • warga sokobanah banyuates