Headline News:

Dukung Suami

PEREMPUN kerap berdalih kesetaraan gender untuk menyamai atau melebihi peran laki-laki. Hal itu juga disadari AKBP Atik Ida Kusana Marjoko. Dikatakan, kesetaraan gender memang perlu dilakukan, tapi tidak boleh berlebihan. Artinya, tambah istri Kapolres Sumenep AKBP Marjoko ini, penerapan kesetaraan gender tidak boleh kebablasan. ”Ya, peran kita tetap bagaimana menyukseskan tugas suami,” tuturnya ketika ditemui dalam acara lomba model yang diikuti insan Bhayangkari Sumenep, Sabtu (20/4).


Polisi kelahiran Nganjuk, 24 April 1971 ini menambahkan, perempuan berhak menunjukkan potensinya. Baik di dunia karir maupun yang terkait dengan karakter khas perempuan lainnya. ”Tentu, sarana penghibur suami di tengah kepenatan bertugas,” kata perempuan yang kini bertugas di Pusdokkes Mabes Polri ini. Lebih jauh dikatakan, menjadi insan Bhayangkari merupakan kehormatan pula untuk membantu suami bertugas.

Yang paling berkesan, lanjutnya, sejak menjadi istri polisi mulai tahun 1997 adalah dinamika mutasi. Sebagai istri polisi, dirinya kadang tidak tahu berapa lamanyadinas di suatu tempat. Atik -sapaan karibnya menceritakan, pihaknya selalu siap mendukung tugas suami ke mana pun. Bahkan, ketika dirinya sedang hamil tua, anak pertama akhirnya ikut pindah tugas ke daerah kepulauan Riau. ”Kalau saya selalu siap ke mana pun mendampingi bertugas,” pungkasnya. (radar)

Baca Juga :

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment