Dua Warga Terjangkit Leptospirosis

Dampak Banjir Sampang

SAMPANG – Banjir bandang di Sampang tidak hanya merusak sejumlah fasilitas umum. Banjir juga membuat kesehatan masyarakat terganggu. Jika sebelumnya ratusan warga gatal-gatal karena banjir, kemarin  (7/3) dua warga positif  terjangkit leptospirosis.

Sagira-didampingi-keluarga-menjalani-perawatan-di-kamar-Dahlia-RSUD-Sampang-kemarin

Keduanya adalah Slamet, 40, warga Desa Gunung Maddah, Kota Sampang, dan Sagira, 65, warga Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang tidak mengetahui  secara langsung dua warga yang terjangkit leptospirosis tersebut.

Dinkes mengetahui ada dua warga positif mengidap penyakit yang biasa muncul setelah banjir itu dari RSUD Sampang. Bahkan, dinkes belum melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap pasien bernama Sagira yang dirawat di kamar Dahlia RSUD Sampang.

Sementara itu, pasien bernama Slamet sudah dilakukan  PE. Dia dirawat di ruang intensive  care unit (ICU). Kabid P2PK Dinkes Sampang Farid Wadji Bil Faqih menyampaikan, diperkirakan, Sabtu (27/2) Slamet terinfeksi gejala  leptospirosis. Lalu, pada  Kamis (3/3), dia mengalami  gejala demam dan myalgia (linu dan nyeri).

”Pada Minggu (6/3) pukul  23.00, dia dibawa ke RSUD.  Lalu, dites serum khusus penyakit leptospirosis dan hasilnya  positif,” jelasnya kemarin.  Farid melanjutkan, untuk pasien bernama Sagira, belum  dilakukan PE. Pihaknya merencanakan  PE hari ini (8/3).

”Kami belum mengetahui yang terjangkit  kapan, tapi besok (hari  ini, Red) kami akan melakukan  PE,” janjinya. Dia menjelaskan, penyakit leptospirosis tidak hanya ditularkan melalui tikus. Namun, juga melalui binatang  seperti kelinci. Sebelumnya  dilakukan penangkapan tikus  untuk mencegah leptospirosis.

”Kami juga sudah membagi-bagikan profilaksis atau  obat pencegah leptospirosis  kepada warga korban banjir,” klaimnya. Secara terpisah, Humas  RSUD Sampang Yuliono  mengatakan, Slamet dirawat di ruang ICU. ”Kami tetap  melakukan pengawasan dan  observasi di ICU. Kalau kondisi  pasien sudah stabil, akan dikembalikan ke ruang Dahlia,”  katanya. (radar)