Diiming-Imingi HP, Motor Dibawa Kabur

Polisi Tembak Pelaku

BANGKALAN – Banyak cara dilakukan pelaku pencurian kendaraan bermotor  (curanmor) untuk memuluskan aksi. Selain dengan kekerasan, mencegat korban di jalan sepi. Modus iming-iming melalui Facebook juga cukup ampuh.

Modus memanfaatkan Facebook dilakukan tersangka pelaku curanmor Faisal Fardiansyah, 27, untuk mengelabui korban Nur Laila, 30. Perempuan asal Desa Martajasah, Kota Bangkalan, tersebut tidak mengetahui latar  belakang pelaku.

Korban juga tidak menaruh curiga kepada Faisal yang belakangan diketahui merupakan warga Kelurahan Patemon, Kota Pamekasan. Kronologinya, korban dan pelaku menjalin pertemanan di media sosial  (medsos) Facebook. Mereka aktif berkomunikasi.

Dua minggu berselang, Faisal mengajak Nur Laila bertemu. Tidak hanya bertemu, pelaku juga menjanjikan handphone (HP) kepada Nur Laila. Terpengaruh dengan rayuan  gombal pelaku, korban mengiyakan ajakan Faisal untuk bertemu.

Mereka membuat janji bertemu pada Jumat (2/9) sekitar pukul 12.30 di Jalan Pemuda Kafa, Kota Bangkalan. Saat bertemu, pelaku pura-pura meminjam sepeda motor Vario putih nopol M 4634 milik korban. Pelaku beralasan ingin menjemput sang ibu.

Sesaat sebelum berangkat, Faisal mengatakan bahwa HP yang dijanjikan ada di dalam tas. Korban pun mempersilakan pelaku pergi.  ”Akan tetapi, setelah tas  dibuka, kardus yang terbungkus plastik itu kosong. Tidak ada HP dimaksud,” terang  Kapolres Bangkalan AKBP  Anissullah M. Ridha kemarin  (3/9) saat mengungkap modus curanmor oleh Faisal.

Mengetahui ditipu, korban  melapor kepada polisi yang  berjaga di pos polisi Junok. Tanpa pikir panjang, polisi lalu  lintas (polantas); yakni Bripka Joni F, Bripka Agus Priyanto, dan Brigadir Fahrudin; mengejar pelaku. ”Karena tidak mau berhenti, pelaku ditembak oleh  anggota. Pelaku yang sudah tertembak tidak bisa berkutik, kemudian dibawa ke Polres Bangkalan,” jelas Anis.

Terungkap, Faisal tiga kali melakukan curanmor dengan beragam modus. Dia merupakan  residivis kasus curanmor. Sebelumnya, pada Kamis (4/8) sekitar pukul 11.00 pelaku beraksi   di pintu keluar Stadion Gelora  Bangkalan (SGB). Korban yang ditipu ialah Maulana Afan, 15, warga Jalan Pertempuran, Kelurahan Pejagan, Bangkalan.

”Pelaku mengenal korban (Maulana Affan) di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Modus pelaku yaitu mengajak bertemu di Bangkalan untuk menawarkan HP,” beber Anis.  Saat bertemu di SGB, pelaku  meminjam sepeda motor dengan alasan menjemput saudara.

Ketika ditunggu, pelaku  tak kunjung kembali. Honda Supra NF 125 nopol M 2301 GC  milik korban kemudian dijual kepada H Mukti di Pamekasan  seharga Rp 1,2 juta.  ”H Mukti ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Barang bukti sepeda motor, STNK  motor milik korban (Nur Laila),  HP Ever Cross milik tersangka, dan BPKB sepeda motor milik  korban (Maulana Affan) kami  amankan,” tegas Anis.

Selain menjual sepeda Maulana Affan, jauh sebelum itu  pelaku menjual sepeda motor  Vario seharga Rp 3 juta. Untungnya, aksi pelaku saat menipu Nur Laila kemarin berhasil  diendus polisi dan ditangkap. Akibat perbuatannya, Faisal dijerat pasal 378 KUHP  karena  melakukan penipuan dan penggelapan. Dia terancam hukuman empat tahun
penjara. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • penangkapan faisal di bangkalan
  • remaja asal pamekasan cianmor
  • SOLEH jaddih TERTEMBAK