Curanmor Libatkan Anak-Anak

SAMPANG – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah pantai utara (pantura) kian marak. Kemarin (23/11), pencuri  motor yang baru berusia 15 tahun tertangkap di Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat,  Kecamatan Sokobanah, Sampang.

Anak-yang-ketahuan-mencuri-sepeda-motor-di-Desa-Tamberu-Barat,-Kecamatan-Sokobanah,-Sampang,-mendekam-dipenjara-kemarin.

Bocah berinisial SB itu ditangkap dan dihajar hingga babak belur. SB kini meringkuk di balik jeruji besi Polres Sampang. SB ditangkap karena hendak mencuri sepeda motor Honda Supra X 125 milik Mukhlis pukul  02.00 kemarin.

SB diduga beraksi bersama empat orang lainnya. Dia berusaha membawa kabur motor. Nahas,  motor dengan nopol M 5610 P itu rupanya tak bisa dinyalakan. Aksi SB pun diketahui.

Dia lalu ditangkap oleh warga. Menurut  Idris Afandi, warga setempat, yang kali pertama memergoki aksi SB adalah warga bernama Syakrani. ”Hanya satu pelaku  yang tertangkap, tiga lainnya berhasil kabur,” katanya.  Warga yang geram langsung  memukul pelaku. Merasa tidak tega, warga menyerahkan SB ke polisi.

”Warga kasihan karena masih anak-anak,” imbuh Idris. Sebelum diserahkan ke polisi, SB sempat diinterogasi warga. Kepada warga, SB mengaku  masuk ke Desa Tamberu Barat atas suruhan warga sekitar. Dia  datang ke Tamberu Barat dengan  mengendarai motor dari  Kecamatan Banyuates. 

Kapolsek Sokobanah AKP  Yudi Prasetyo membenarkan bahwa SB merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Banyuates. Oleh polsek  SB kemudian diserahkan ke  Unit Perlindungan Anak dan  Perempuan (UPPA) Polres  Sampang.

”Karena pelakunya  di bawah umur, kami serahkan  ke UPPA,” tegasnya. Polisi, ujar Yudi, kini terus memburu tiga teman SB. Nama-nama  tiga orang tersebut sudah  dikantongi polisi. ”Tapi belum bisa kami informasikan sekarang,”  pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • AKP muji kapolsek sokobanah madura
  • tamberu canggak