Ciduk Tujuh Pengedar Narkoba

PAMEKASAN – Penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pamekasan kian marak. Buktinya, sejak 4–15  Februari 2016, tim buser satresnarkoba berhasil menangkap tujuh pengedar narkoba di lokasi berbeda.  Dari penangkapan tersebut, Korps baju cokelat  mengamankan barang bukti (BB) ganja 13,02 gram  dan sabu-sabu (SS) 0,85 gram.

Para-tersangka-penyalahgunaan-narkoba-digiring-anggota-Polres-Pamekasan-memasuki-ruang-tahanan-kemarin.

Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha yang diwakili Kasubbaghumas AKP Osa Maliki mengungkapkan, dalam operasi tumpas semeru 2016, ada tujuh pengedar yang diamankan. Seluruh pengedar, kata Osa, mayoritas warga Pamekasan.  Mereka ditangkap saat bertransaksi.

”Itu semua berdasar laporan dari masyarakat. Tim buser satresnarkoba melakukan pengembangan dan pemantauan. Hasilnya, tujuh pengedar narkoba kami amankan,” katanya kemarin (16/2). Menurut Osa, penangkapan dimulai 4 Februari pukul 20.00  di Desa Pamoroh, Kecamatan  Kadur, Pamekasan.

Waktu itu tersangka Mohammad Heri dan Acmad Yani membawa  satu poket SS seberat 0,3 gram.  Barang haram tersebut rencananya diantar kepada pemakai dengan sepeda motor Honda Grand nomor polisi (nopol) T 2686 DK.

”Setiba di jalan dekat pinggir  sawah di Desa Pamoroh, mereka langsung diberhentikan dan digeledah. Dari penggeledahan  itu, ditemukan SS di tangan  Mohammad Heri. Lalu, kami  bawa mereka beserta barang bukti sabu dan sepeda motor  ke polres,” ungkapnya.

Selanjutnya, tersangka Zappar, kelahiran Medan, yang berdomisili di Desa Tamberu Alit, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, ditangkap saat membawa SS. Kronologinya,  Zappar ditangkap di salah  satu toko sembako lantaran diketahui menyimpan SS 0,43 gram yang terbungkus plastik  klip kecil.

”Tersangka sempat membuang barang haram itu sebelum digeledah. Namun, anggota satresnarkoba menemukan barang  haram itu,” paparnya. Berikutnya, pada 12 Februari pukul 17.30, tim buser  kembali melakukan penangkapan.  Tersangka Hendri Hasbullah dibekuk di pinggir  jalan Kelurahan Kowel,  Gang I , Kecamatan Kota  Pamekasan.

”Pria 22 tahun itu kedapatan membawa satu poket sabu dengan berat 0,39  garm,” tuturnya. Terakhir, lanjut Osa, jajaran satresnarkoba menciduk tiga tersangka pemilik narkotika  jenis ganja. Mereka adalah Agung Wahyudi, Moh. Jamil,  dan Moh. Aries Afrianto.

Ketiganya  ditangkap tepat pukul 15.40 di dalam kamar Agung  Wahyudi di Jalan Kabupaten,  Nomor 15, Kota Pamekasan. ”Ketiganya positif mengonsumsi ganja. Barang bukti yang diamankan berupa lima amplop  ganja dengan berat 13,02  gram,” terangnya.

Osa menambahkan, tujuh tersangka tersebut dijerat pasal  112 ayat (1) subpasal 114 ayat  (1) subpasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal  seumur hidup.

”Kami tidak akan tinggal diam memerangi   narkoba. Kami minta masyarakat aktif memberikan informasi,” tegasnya. (radar)