Cegat Pengendara, Oknum Polisi Minta Uang

BATUMARMAR – Aksi pencegatan mobil dan motor oleh polisi di jalan raya wilayah pantura tetap marak. Dua oknum polisi lengkap dengan mobil patroli jenis sedan melakukan pencegatan di Jalan Raya Tamberu Alif pukul 10.30 kemarin (28/9).

Moh. Umar, 32, warga Desa Batu Bintang mengaku sering dicegat polisi yang sama dengan mobil yang sama. Menurutnya, polisi hanya meminta  uang. ”Polisi apa itu, cuma minta  uang,” katanya.

Dia menjelaskan, setiap mobil yang dihentikan polisi langsung dilepas jika memberikan uang. Uang yang diberikan beragam, mulai Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu. ”Saya tahu polisi itu hanya minta uang,” ungkapnya.

Umar mengaku menyelipkan uang di STNKB mobil miliknya. Saat diperiksa  polisi, uang langsung diambil dan di suruh melanjutkan perjalanan. ”Saya  bingung, polisi itu dari mana. Sebab,  hampir tiap minggu melakukan pencegatan,” tukasnya.

Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho mengungkapkan, pihaknya tidak pernah memerintahkan anggota polisi melakukan operasi  di wilayah pantura. Namun demikian,  pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga tersebut.

”Akan kami tindak lanjuti,” katanya. Jika memang ada anggota Polres Pamekasan yang meminta uang kepada pengendara, akan memberikan sanksi. ”Jelas kami sanksi, karena meminta uang itu dilarang keras,” tandas Nowo. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • jalan raya tamberu