Buang Helm Berisi SS ke Bawah Jembatan

BANGKALAN – Sejauh ini polisi sudah rajin menangkap pemakai dan pengedar narkoba. Tapi, bandar barang haram tersebut belum banyak yang disentuh aparat. Misalnya kemarin  (28/2), anggota Polsek Sukolilo menangkap  satu tersangka pengedar sabu-sabu  (SS) asal Surabaya.

Tersangka-peredaran-narkoba-Muhibah.

Tersangka yang belakangan diketahui bernama Muhibah, 27, warga Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya itu tertangkap membawa SS di jalan raya akses Jembatan  Suramadu. Tepatnya di Desa Baengas, Kecamatan Labang, Bangkalan.

Kapolsek Sukolilo AKP Edy Tjahjono Putro mengatakan, tersangka ditangkap setelah polisi melakukan penggeledahan. Kata dia, tersangka memang  menjadi target operasi (TO) polisi. Sebab tersangka  berkali-kali membeli SS di Desa  Sukolilo, Kecamatan Labang,  tapi gagal ditangkap polisi.

”Baru sekarang Muhibah berhasil kami amankan. Dia kami hentikan saat melintas di jembatan. Mengetahui ada polisi, dia melempar helm ke bawah jembatan,” kata Edy kemarin.  Tersangka sebenarnya warga  Desa Parseh, Kecamatan Socah,  tapi sudah lama tinggal di Surabaya.

Menurut Edy, saat dihentikan polisi, tersangka menolak  dan berusaha menghindar.  Tapi karena helm yang dia  pakai dibuang ke bawah jembatan, polisi curiga. ”Tersangka kami gandeng dan kami bawa turun ke bawah jembatan.  Kemudian kami minta  helmnya diambil. Ternyata  di dalam helm itu diselipkan  narkoba jenis SS,” ungkapnya.

Polisi akan melakukan pendalaman penyelidikan peredaran narkoba di Desa Sukolilo dan Kecamatan Labang. Sebab sebelumnya, upaya menangkap Muhibah gagal hingga tiga kali. Edy berjanji akan membongkar  peredaran narkoba di Sukolilo  dan Labang. Dia mengaku beberapa orang  sudah menjadi TO.

”Kami terus pantau dan mencari jaringan narkoba,” tegasnya.  Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan dan berupaya membongkar peredaran  narkoba. Para bandar narkoba  tetap menjadi prioritas utama Polsek Sukolilo. Edy meminta masyarakat memberi informasi  atau melapor jika mengetahui  peredaran narkoba.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka Muhibah yaitu  satu plastik klip isi sabu seberat 3,5 gram, satu unit sepeda motor Yamaha Mio L 5596 NO, satu helm merek MSD, dan satu handphone BlackBerry. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Sub 112  Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman  hukumannya minimal 5  tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • carok di banyusangkah