BPWS Kucurkan Dana Rp 167,8 Miliar

Bebaskan Lahan 21 Hektare untuk Rest Area

SURABAYA – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) membebaskan lahan seluas 21,5 hektare di  Desa Pampong, Kecamatan Labang,  Bangkalan. Anggarannya mencapai Rp 167,8 miliar. Pembayaran ganti untung  kepada pemilik lahan dilakukandi kantor Wilayah VIII Bank Mandiri di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, kemarin (29/12).

Plt-Kepala-BPWS-Herman-Hidayat-(kiri)-dan-Asisten-Ekonomi-serta-Kesra-Setkab-Bangkalan-Moh.-Gufron-berfoto-bersama-penerima-ganti-untung-pembebasan-lahan-kemarin.

Pembayaran lahan diserahkan langsung oleh Plt Kepala BPWS Herman Hidayat.  Acara tersebut juga dihadiri Asisten Ekonomi dan Kesra Setkab Bangkalan Moh. Gufron, Kepala Badan Pertanahan  Nasional (BPN) Bangkalan Winarto, dan sejumlah muspika.

Herman Hidayat menyatakan, luas lahan untuk rest area di Kawasan Kaki Jembatan  Sisi Madura (KKJSM) mencapai 40 hektare.  Saat ini yang dibebaskan mencapai 21,5 hektare milik 32 warga. ”Sisanya, insya Allah kami bebaskan tahun depan. Kami optimistis, karena hubungan Pemkab Bangkalan dengan BPWS semakin harmonis,” katanya.

”Kami ucapkan terima kasih yang luar biasa kepada Pemkab Bangkalan dan seluruh pihak yang terlibat,” imbuh Herman Hidayat Bangga. Sementara itu, Bupati Bangkalan RK Muh. Makmun Ibnu Fuad yang diwakili Asisten Ekonomi dan Kesra Setkab Moh. Gufron menegaskan, pemkab sangat peduli pada pembangunan.

Langkah tersebut merupakan komitmen pemkab dan BPWS terhadap Madura. ”Ke depan, Bangkalan dan Madura bisa maju dan bersinar.  Masyarakat dapat menggunakan dana pembebasan lahan dengan bijak,” pesannya. Untuk diketahui, dari 32 pemilik lahan, penerima ganti  untung paling tinggi adalah lahan milik H Hadiri.

Yakni,  senilai Rp 60,7 miliar. Sementara yang terendah adalah lahan milik Siti Nurholifah dengan harga Rp 310 juta.  Rest area di Desa Pangpong di KKJSM kelak dibangun  pasar umum sebagai etalase Madura, parkir umum, dan Islamic Center. (radar)