Begal Lagi, Begal Lagi

Di Kota pada Siang Bolong

BANGKALAN – Korban begal di Bangkalan tidak terhitung jumlahnya. Ironisnya, belum satu pun pelaku yang berhasil ditangkap polisi. Akibatnya, pelaku begal semakin berani melakukan aksinya di Kota Bangkalan pada siang bolong.  Seperti yang  terjadi di Jalan KH Hasyim Asyari, Bangkalan, pukul 14.30 kemarin (18/3).

Seorang pengendara roda dua, Hikmatul Barirah dihadang dua orang saat melintas di pertigaan samping SMPN 2 Bangkalan. Warga Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, itu dikalungi celurit oleh pelaku. Karena ketakutan, korban tidak berdaya saat pelaku membawa kabur sepeda motor Vario bernopol M 4154 HI miliknya.  Apalagi, saat itu kondisi jalan di tempat kejadian perkara (TKP) sedang sepi.

”Saya tidak bisa berbuat apaapa. Kejadiannya begitu cepat,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin. Korban mengaku tidak ingat dengan ciri-ciri pelaku begal dan sepeda motor yang dibawa. Menurut dia, pelaku begal berboncengan.

Meski jalan tersebut sering digunakan warga, namun tak satu pun yang mengetahui aksi begal tersebut. ”Kondisi jalan tidak ramai seperti biasanya. Pelaku begal memaksa saya untuk menyerahkan sepeda motor dengan mengalungkan celurit,” ujarnya.

”Setelah saya pulang ke rumah, keluarga mengajak untuk mengecek ke lokasi,” imbuhnya. Korban pun langsung melapor kepada yang berwajib. Sekitar pukul 16.00, polisi datang ke TKP. Kemudian korban pun dibawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Ipung Abd. Muiz mengaku, untuk sementara belum bisa berkomentar banyak. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan korban. Sepeda motor korban kini dalam pencarian anggota polisi.

”Kami sudah berkoordinasi dengan anggota dan jajaran polsek untuk mencari keberadaan pelaku. Beruntung korban langsung lapor. Kami upayakan pelaku bisa ditangkap,” janjinya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • contoh berita bahasa sunda tentang begal
  • Begalan Tamberu Madura