Basarnas Belum Temukan Korban

Pencarian Dihentikan Sementara

SAMPANG – Pencarian korban tenggelam, Faisol Sipli, 14, di hari kedua pasca kejadian, belum membuahkan hasil. Dari  pagi hingga malam kemarin  (12/3), anggota Badan Search  and Rescue Nasional (Basarnas)  Jawa Timur melakukan pencarian, namun tidak berhasil  menemukan warga Desa Tanggumong tersebut.

Anggota-Basarnas-Jawa-Timur-menyisir-sungai-sekitar-lokasi-tenggelamnya-korban-di-Desa-Tanggumong,-Kecamatan-Kota-Sampang,-kemarin.

Akhirnya, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan hari ini. Pencarian sengaja dihentikan karena lokasi sungai  gelap tanpa penerangan.  Sebanyak 20 personel Basarnas Jawa Timur, ditambah anggota BPBD, PMI Sampang, menyebar mencari korban selama lima jam lebih.

Mereka  mencari menggunakan dua  perahu karet jenis LCR boat (Landing Craft Rubber). Komandan Tim Lapangan Basarnas Jawa Timur Ainul Makhdin mengungkapkan, pencarian masih terfokus di sekitar lokasi kejadian. Mereka melakukan  penyisiran dari titik 0 kejadian hingga ke titik 1.000 meter (1 kilometer) ke arah selatan.

”Sementara penyisiran di  sekitar lokasi kejadian, jika  tetap tidak ditemukan, nanti kita atur lagi lokasi pencarian sesuai hasil analisis,” katanya. Diungkapkan, pada pencarian kemarin, Basarnas hanya membawa peralatan berupa   perahu karet LCR. Sementara untuk alat penyelaman mereka tidak membawa.

”Untuk saat ini belum bisa melakukan penyelaman. Sebab kondisi air sangat keruh,” katanya.  Kepala BPBD Sampang Wisnu Hartono berjanji akan terus  melakukan pencarian. Untuk kemarin sore, pencarian sengaja dihentikan karena kondisi  gelap dan gerimis.

”Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Kami sudah berkoordinasi  dengan Basarnas. Kami berharap pencarian besok berhasil,” katanya. Anggota PMI Sampang Zainur Ridho mengatakan, pencarian sebelumnya masih kekurangan alat.

Sementara medan pencarian cukup sulit dengan kedalaman enam meter. Karenanya, mendatangkan Basarnas Jatim untuk membantu. ”Saya masih yakin korban masih ada di sekitar lokasi kejadian,” katanya. Hingga tadi malam sebagian anggota BPBD dan Basarnas berada di rumah warga terdekat.  Mereka akan melanjutkan  pencarian sejak pagi ini.

Bahkan direncanakan akan  melibatkan pasukan katak dari Polda Jatim. Mereka berharap  pencarian hari ketiga kali ini  membuahkan hasil. Sebelumnya, korban diduga  tenggelam akibat terseret arus  saat mandi di lokasi kejadian.

Korban melompat bersama dua temannya dari atas jembatan  ke sungai yang mengalir  deras. Nahas, korban tidak terlihat lagi meski kedua temannya sudah berhasil naik ke tepi sungai. Kejadian diketahui setelah salah satu teman korban  melaporkan kejadian itu  ke warga setempat. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • kades tanggumong sampang